Polisi Amankan Pelaku Tusuk Jarum

Singkawang

Editor sutan Dibaca : 758

Polisi Amankan Pelaku Tusuk Jarum
Wakapolres Singkawang, Kompol Dani Chandra Nugraha menunjukkan barang bukti dan tersangka pelaku penusukan jarum di Mapolres setempat, Senin (20/2). (SP/ Saiful)
SINGKAWANG, SP – Setelah beberapa bulan melakukan pengintaian dan penyelidikan, Polres Singkawang berhasil membekuk TF, pelaku penusukan menggunakan jarum pada beberapa lokasi di Kota Singkawang   TF diringkus di kawasan Terminal Induk di Kelurahan Sungai Wie, Kecamatan Singkawang Tengah, Minggu (19/2) sekira pukul 17.30 WIB.  

Wakapolres Singkawang, Kompol Dani Chandra Nugraha mengatakan, berdasarkan pengakuan TF, perbuatan yang ia lakukan merupakan aksi balas dendam karena pernah dikecewakan oleh wanita yang tak lain adalah mantan istrinya.  

"Ada rasa dendam, khususnya kepada wanita etnis tertentu. Beberapa tahun lalu istrinya selingkuh dengan pria lain," kata Dani, Senin (20/2).  

Dani membantah isu di masyarakat yang mengatakan bahwa jarum yang digunakan TF untuk menusuk korbannya telah terkontaminasi oleh virus tertentu.   Ia menekankan bahwa tindakan yang dilakukan adalah murni tindak pidana.  

“Juga tidak ada kaitannya dengan teror Pilkada. Jarum yang digunakan pelaku adalah jarum jahit, bukan jarum suntik,” tegas Dani.  

Dalam menjalankan aksinya, Dani mengungkapkan bahwa tersangka terlebih dahulu mengikuti korban, saat ada kesempatan, langsung menusukan jarum yang telah disiapkan ke bagian pinggang atau paha korban, yang umumnya wanita berpakaian seronok dan dipilih secara random.  

“Wanita berpakaian sopan juga ada yang menjadi korban. Untuk wilayahnya juga berpindah-pindah, tergantung situasi dan target yang dia incar, aksinya ini dilakukan mulai dari sore hingga malam hari," jelasnya.  

Dilanjutkan Dani pihaknya mencatat terdapat lebih dari 10 orang yang menjadi korban penusukan jarum yang dilakukan TF, namun yang memasukan laporan ke Polres Singkawang hanya ada tujuh orang.  "Ada beberapa yang tidak memasukan laporan. Korban pun tidak juga ada yang sampai dilarikan ke rumah sakit," kata dia.  

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 353 ayat 1 Subsider 351 ayat Satu, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.   “Karena sebelum kejadian telah direncanakan dan dipersiapkan oleh tersangka," pungkasnya. (pul/jee)  

Baca Juga:
Harga Cabai di Singkawang Mulai Turun