Dewan Soroti Kinerja SKPD Singkawang

Singkawang

Editor Kiwi Dibaca : 575

Dewan Soroti Kinerja SKPD Singkawang
Kinerja – PNS yang ada di salah satu SKPD tengah memeriksa hasil kerja. Di Singkawang, DPRD Singkawang menyoroti kinerja SKPD dalam Rapat Paripurna yang digelar, Jumat (5/5).
SINGKAWANG, SP – DPRD Singkawang menyoroti hasil Laporan Kerja Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Singkawang tahun anggaran 2016 yang telah diserahkan ke DPRD Singkawang beberapa waktu lalu. Dalam rapat Paripurna Pandangan DPRD Singkawang terhadap LKPJ Wali Kota tahun anggaran 2016, Jumat (5/5) beberapa hal yang disoroti adalah kinerja sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ke masyarakat dan hubungan antara SKPD dengan DPRD Singkawang.

“SKPD yang ada sering tidak mau datang menghadiri rapat paripurna pembahasan bersama DPRD, tentunya ini juga kami sesalkan,” kata Wakil Ketua DPRD Singkawang, Husin.

Husin menduga lemahnya pengawasan Wali Kota Singkawang, Awang Ishak menjadi penyebab SKPD di Singkawang memilih mangkir menghadiri rapat yang digelar oleh DPRD Singkawang. “Selain itu SKPD juga dalam memberikan data kurang valid, kalau datanya tidak valid, apa yang mau diperbaiki,” sesalnya.

Husin  berharap  ke depannya Wali Kota Singkawang harus mendorong SKPD untuk memberikan terobosan yang lebih baik dari sebelumnya.
“SKPD juga harus mampu membuat program yang dapat dilaksanakan dengan baik, kalau serapannya kecil berarti perencanaannya kurang baik. Seharusnya mereka tidak membuat program-program yang tidak bisa dilaksanakan akibatnya SILPA menjadi banyak, tapi tahun 2016 SILPA hanya Rp 3 miliar saja,” katanya.

Husin mengatakan daripada membuat program yang muluk-muluk, lebih baik buat program yang dapat dilaksanakan dengan baik. ”Bagaimanapun juga SKPD inikan pelaksana dari kebijakan wali kota, kalau SKPD nya tumpul bagaimana,” sesalnya.

Ia juga menilai pencapaian visi dan misi Wali Kota Singkawang belum semuanya tuntas termasuk air bersih di Singkawang. “Tidak bisa katakan tidak bisa tercapai juga, tapi belum tercapai, misalnya masih banyak air bersih yang belum dirasakan masyarakat,” katanya.

Sementara itu Wali Kota Singkawang, Awang Ishak, mengatakan adanya data yang kurang valid yang disampaikan SKPD karena kurangnya koordinasi.  “Sebenarnya tidak juga harus ada yang salah, APBD itu kan dibahas bersama-sama, jadi bukan dikerjakan wali kota sendiri,” pungkasnya. (pul/jee)