Gelar Dialog di Warkop, Polres Singkawang Minta Masyarakat Jaga Kesopanan

Singkawang

Editor Syafria Arrahman ST Raja Alam Dibaca : 589

Gelar Dialog di Warkop, Polres Singkawang Minta Masyarakat Jaga Kesopanan
Dialog - Anggota Polisi tengah berdialog dengan warga. Di Singkawang, dialog dengan mendatangi sejumlah warung kopi dan kafe dilakukan Polres Singkawang untuk bedialog dan mengimbau warga tidak perpancing dengan isu provokatif.
SINGKAWANG, SP – Anggota Polres Singkawang mendatangi warung kopi dan cafe di Kota Singkawang dalam rangka mengimbau dan berdialog kepada masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dari isu provokatif yang dapat memecah belah umat beragama, Kamis (18/5). Selain memberikan imbauan langsung, anggota Polres Singkawang juga memasang pamflet yang isinya mengajak menjaga keamanan dan kenyamanan saat bulan puasa Ramadan. “Jangan sampai kita terpecah belah karena isu yang tidak benar. Kami harap masyarakat tidak mudah terpancing dengan terhadap isu-isu yang mengatasnamakan Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA),” ujar Kepala Satuan Bimnas Polres Singkawang, Iptu Azhari

Selain meminta masyarakat agar tidak terpancing dengan isu provokatif, dalam kunjungan yang dilakukan di tengah masyarakat, Anggota Polres Singkawang juga menyampaikan imbauan yang meminta seluruh masyarakat tetap mematuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan tidak melanggar norma agama, adat, kesopanan, kesusilaan, serta memperhatikan kepentingan umum khususnya di wilayah hukum Singkawang.

Langkah yang ditempuh Polres Singkawang hari itu mendapat respon positif dari warga Singkawang. Seperti yang disampaikan oleh salah satu warga Singkawang, Madhan.
Ia menilai upaya pendekatan dengan dialog langsung ke masyarakat yang dilakukan Anggota Polres Singkawang sangat tepat dilakukan di tengah kondisi masyarakat sekarang ini. "Apalagi menjelang bulan puasa, sudah selayaknya rasa aman dan damai kita jaga bersama, jadi langkah-langkah yang diambil pihak kepolisian tersebut sangat saya dukung,” ujarnya.

Sebelumnya, Pembina Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Singkawang, Azhari Muhammad juga meminta seluruh lapisan masyarakat Singkawang menyejukan suasana dan tidak terprovokasi dengan isu-isu yang memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.
"Saya yakin semua pintar dalam menyikapi isu-isu yang berdar belakangan ini. Maka dari itu, mari sama-sama kita menyejukan suasana jangan malah sebaliknya," harapnya.

Selain itu, Azhari juga meminta pemimpin daerah agar tidak berlebihan saat berbicara di depan masyarakat.
"Sebaiknya berbicara sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya dan jangan berlebih,” pintanya. (pul/jee)