Pengelola Hotel Wajib Kantongi Amdalalin

Singkawang

Editor Kiwi Dibaca : 571

Pengelola Hotel Wajib Kantongi Amdalalin
ilustrasi
SINGKAWANG, SP – Dinas Perhubungan Kota Singkawang mengingatkan pengelola perhotelan di Kota Singkawang untuk memiliki izin Analisis Dampak Lingkungan Lalu lintas (Amdalalin) dalam menjalankan usahanya . Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Darat Dinas Perhubungan Kota Singkawang, Febri Setiawan menjelaskan, Amdalalin merupakan persyaratan untuk mendapatkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) bangunan yang berpotensi menyebabkan kemacetan lalu lintas yang telah teruang dalam Peraturan Wali Kota Singkawang Nomor 25 Tahun 2014 tentang Analisis Dampak Lingkungan.

Sesuai dengan Perwako Nomor 25 Tahun 2014 bangunan hotel yang wajib mengurus Amdalalin adalah bangunan hotel yang memiliki  jumlah kamar lebih dari 50 kamar. Namun ada satu pasal juga yang mengatakan bahwa bangunan sesuai ketentuan meskipun jumlah kamar tidak lebih 50 kamar, tetap harus mengurus Amdalalin apabila lokasinya menimbulkan potensi kemacetan lalu lintas.

"Amdalalin ini memang terbilang baru. Namun sudah ada yang mengurus izinnya seperti  SPBU di Jalan GM Situt,” jelas Febri, Selasa (23/5).
Terpisah, Kepala Seksi Pendaftaran Izin Dinas Penanaman Modal dan Tenaga Kerja Kota Singkawang, Desi Ivianti mengatakan, apabila bangunan usaha dalam bidang lingkungan, maka dinas teknis yang akan melakukan pemeriksaan Amdalalin. Sedangkan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) diberlakukan untuk rumah sakit, klinik, dan tempat usaha yang memerlukan izin khusus.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dalam pasal 1 Angka 2 menjelaskan bahwa lalu lintas adalah gerak kendaraan dan  orang di ruang lalu lintas jalan.

"Pembangunan atau pengembangan properti, baik perumahan, pusat perbelanjaan, apartemen dan sebagainya pasti berkaitan erat dengan kinerja lalu lintas di jaringan jalan sekitarnya," kata dia. (pul/jee)