Jadwal Besuk Lapas Singkawang Diperpanjang

Singkawang

Editor Kiwi Dibaca : 801

Jadwal Besuk Lapas Singkawang Diperpanjang
Antre – Pembesuk mengantre di depan Lapas saat hari raya Idul Fitri. Tahun ini, Lapas Kelas II Singkawang akan memperpanjang waktu besuk terhadap warga binaanya.
SINGKAWANG, SP – Lembaga Pemasarakatan (Lapas) Kelas II Singkawang memperpanjang jadwal besuk terhadap warga binaan saat hari raya Idul Fitri. Jika pada hari normal jadwal besuk ditentukan mulai pukul 08.00 WIB-12.00 WIB namun khusus hari Idul Fitri nanti, pembesuk akan diberi waktu mulai pukul 08.00 WIB-14.30 WIB. Perpanjangan waktu yang diberlakukan dikatakan Kepala Lapas Kelas II Singkawang, Sambiyono  adalah untuk mengakomodir membludaknya jumlah pembesuk pada hari raya Idul Fitri seperti yang selalu terjadi setiap tahunnya.

“Pembesuk tidak hanya datang dari Singkawang, tapi juga dari Kapuas Hulu, Ketapang, Sintang dan daerah lain,” ujar Sambiyono, Selasa (20/6). Meningkatnya jumlah pembesuk, menurut Sambiyono juga akan disertai dengan peningkatan pengamanan yang dilakukan pihak Lapas bekerja sama dengan Anggota Polres Singkawang. Dalam realisasinya, saat hari raya Idul Fitri nanti, akan dilakukan penempatan tiga personil anggota polisi yang terdiri dari Polwan dan Sabhara. Masing-masing petugas tersebut bertugas menggeledah pembesuk yang datang.

“Polwan menggeledah pengunjung wanita sebelum memasuki ruangan, sedangkan Sabhara untuk penggeledahan pengunjung pria, termasuk makanan yang dibawa,” jelasnya. Perpanjangan waktu besuk nantinya akan disesuaikan. Apabila pembesuk ramai maka akan perpanjangan waktu besuk hingga 30 Juni 2017, namun apabila tidak perpanjangan waktu hanya sampai 28 Juni 2017 saja.

“Demi alasan kemanusiaan, maka pengantaran makanan dari pengunjung ke warga binaan dan tahanan juga diperpanjang hingga pukul lima sore,” terangnya.  Terkait pemberian remisi bagi warga binaan yang setiap tahun diberikan untuk  warga binaan, Sambiyono mengatakan pihaknya masih menunggu informasi dari sistem online.

“Saat ini sistem online sudah digunakan di Lapas di Kalbar, jadi kita baru tahu berapa banyak dan siapa saja yang mendapat remisi pada dua hari atau satu hari sebelum lebaran. Tapi semuanya sudah kita usulkan yang memenuhi syarat diantaranya yang bersangkutan sudah enam bulan di Lapas dan tidak melanggar aturan,” pungkasnya. (pul/jee)