Satlantas Polres Singkawang Kenalkan Rambu Lalin ke Murid TK

Singkawang

Editor Tajil Atifin Dibaca : 426

Satlantas Polres Singkawang Kenalkan Rambu Lalin ke Murid TK
ilustrasi
SINGKAWANG, SP – Satuan Lalu Lintas Polres Singkawang mengenalkan rambu-rambu lalu lintas kepada murid taman kanak-kanak negeri di Kelurahan Setapuk Besar, Kecamatan Singkawang Utara. 

  "Ini merupakan program Polisi Sahabat Anak yang bertujuan untuk menanamkan kedisiplinan dan memberikan proses pembelajaran tentang tata tertib lalu lintas ke anak-anak sejak dini," kata Kanit Dikyasa Polres Singkawang, Ipda Jamian, Selasa (29/8).    Dengan menggunakan alat peraga, Jamian menjelaskan rambu-rambu lalu lintas mulai dari arti setiap warna lampu merah, kuning, hijau, hingga rambu larangan masuk berhenti, dan rambu-rambu lainnya.  

"Diharapkan dari kegiatan ini anak-anak bisa memahami rambu-rambu lalu lintas dan bisa bersikap disiplin saat besar nanti," ujar Jamian.   Di samping mengenalkan rambu-rambu lalu lintas, Satlantas Polres Singkawang juga rutin menyosialisasikan penggunaan helm dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan menggelar pemeriksaan kendaraan bermotor di beberapa ruas jalan Kota Singkawang bersama POM TNI dan Dishub Kota Singkawang.  

"Setiap pagi biasanya kami lakukan pemeriksaan kendaraan bermotor di perempatan Pasar Roban Singkawang. Sedangkan siang dan sore kita juga tetap lakukan, biasanya di Jalan Diponegoro di depan Kota Indah," kata Kasat Lantas Polres Singkawang, AKP Priyanto.   Kegiatan yang rutin dilaksanakan ini juga upaya meningkatkan disiplin pengguna jalan akan aturan berlalu lintas. Terutama untuk pelanggaran yang dari jauh sudah terlihat oleh pengguna kendaraan bermotor.  

"Pelanggaran yang terlihat seperti tidak menggunakan helm SNI, sepeda motor tidak dilengkapi kaca spion, TNKB yang tidak terpasang," ujarnya.   Secara tidak langsung kegiatan ini menurutnya upaya mengingatkan bahwa ada tidak adanya polisi di jalan aturan berlalu lintas harus tetap ditaati.  

"Jikalau pelanggaran lalu lintas dibiarkan maka akan terjadi kesemerawutan dan bila hal itu dibiarkan tanpa adanya perhatian bersama maka akan terjadi kecelakaan lalu lintas di jalan," tuturnya.   Untuk itu, dia mengimbau masyarakat Singkawang selaku pengguna jalan mulai saat ini Stop Pelanggaran dan Stop Kecelakaan. (ant/jee)