Anggota Panwas Dipersiapkan Hadapi Pilgub

Singkawang

Editor Kiwi Dibaca : 252

Anggota Panwas Dipersiapkan Hadapi Pilgub
Rapat koordinasi - Bawaslu Kalbar menggelar rapat koordinasi pengawasan tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur di Aula Hotel Dangau Singkawang, Jumat (15/9).
SINGKAWANG, SP - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalbar menggelar rapat koordinasi pengawasan tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur di Aula Hotel Dangau Resort Singkawang yang dihadiri anggota Panwaslu dari 14 kabupaten/kota di Kalbar, Jumat (15/9).

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kalbar, Krisantus Heru Siswanto mengatakan, tujuan Rakor untuk mempersiapkan anggota Panwaslu di seluruh kabupaten/kota agar dapat melakukan pengawasan terhadap tahapan-tahapan pemilihan secara maksimal.

"Pengawasan maksimal penting dilakukan, meskipun ini bukan pekerjaan mudah bagi teman-teman Panwaslu," katanya.

Namun, diyakinkan Krisantus, Bawaslu Kalbar akan terus melakukan upaya peningkatan kapasitas anggota panwas untuk mengawasi setiap tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar tahun 2018.

Tahapan awal sebelum memasuki pencalonan adalah penetapan daftar pemilih tetap (DPT) yang akan segera dimulai. Proses awal ini nantinya juga akan melibatkan anggota Panwas, meskipun penetapan DPT masuk dalam tugas pokok dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalbar.
“Tentunya kita juga akan mempersiapkan teman-teman untuk melakukan pengawasan," ujarnya.

Pengawasan yang akan diterapkan oleh anggota panwas dilakukan dengan metode pengawasan melekat terhadap dokumen DPT yang nantinya juga akan melibatkan  anggota panwas di kecamatan.
"Karena pengawasan ini bukan hanya fokus pada kabupaten/kota saja, tapi juga sampai ke tingkat desa," ungkapnya.

Di samping itu, dia juga mengharapkan agar masyarakat dapat ikut mengawasi jalannya tahapan-tahapan Pemilihan Gubernur Kalbar nanti.

"Masyarakat tidak hanya kita jadikan sebagai obyek saja, tapi juga kita jadikan sebagai subyek. Sehingga diharapkan masyarakat punya kesadaran mengapa dia harus memilih dan apa pentingnya dia memilih, " tuturnya.

Di samping itu, Bawaslu beserta jajaran juga akan memberikan sosialisasi secara masif terkait dengan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama tahapan pemilihan nanti. "Sosialisasi ini akan kita lakukan secara berjenjang dari mulut ke mulut supaya sampai ke masyarakat," ujarnya.

Hal itu dilakukan, agar jangan sampai terjadi pelanggaran-pelanggaran selama tahapan Pilgub berjalan.
"Intinya kita lebih fokus pada pencegahan bukan kepada penindakan," pungkasnya. (rud/jee)