Langganan SP 2

Kesadaran Masyarakat Mengurus KIR Rendah

Singkawang

Editor Kiwi Dibaca : 103

Kesadaran Masyarakat Mengurus KIR Rendah
kir
SINGKAWANG, SP - Kepala Dinas Perhubungan Singkawang, Sumastro mengatakan, kesadaran masyarakat Singkawang dalam mengurus pengujian kendaraan bermotor (KIR) terbilang rendah.

"Masyarakat masih berpikir gaya lama, seolah-olah ada petugas yang bisa menjemput buku KIR itu. Lalu diperpanjang dengan sendirinya di rumah," kata Sumastro, Selasa (26/9).

Menurutnya, tradisi seperti itu harusnya dihilangkan karena saat ini pihaknya sudah membuat suatu pelayanan yang jelas dan akuntabel. Namun tentunya pelayanan tersebut tidak akan berjalan jika kenyataannya kendaraan masyarakat tidak pernah diuji.
 
Sedangkan kita memiliki fasilitas alat uji yang lengkap. Jika betul-betul dimanfaatkan, maka itulah maknanya retribusi. Artinya, dia membayar retribusi langsung mendapatkan layanan pengujian," ungkapnya.

Sehingga, kalau kendaraannya ada kurang ini dan itu, langsung dibawa ke bengkel untuk dibetulkan. Setelah itu diuji kembali.
  "Kalau tidak lolos, maka dia harus mengulang lagi. Kalau lolos langsung kita berikan buku KIR," tuturnya.

Maka dari itu, dia berharap masyarakat Singkawang turut mendukung, terutama pemilik angkutan barang dan penumpang.

"Pastikan kendaraannya itu laik uji jalan demi keselamatan penumpang," pintanya.

Pihaknya tidak akan memungut biaya tambahan karena sudah ada Perwako yang menetapkan besaran KIR tersebut. Apabila masyarakat masih melewati disiplin waktu uji berkala ini, maka jangan heran sewaktu dilakukan razia bisa terjaring.

"Meskipun dia taat membayar pajak, tapi KIR nya tidak di perpanjang maka bisa terjaring razia," jelasnya," kata Sumastro. (rud/jee)