BNN Singkawang Ringkus Pengedar Sabu

Singkawang

Editor Kiwi Dibaca : 325

BNN Singkawang Ringkus Pengedar Sabu
Pengedar sabu – Tersangka pengedar narkoba jenis sabu, MM diapit Kepala BNN Singkawang, AKBP Chrismas Siswanto dan petugas BNN Singkawang saat dilakukan konfrensi pers terkait pengungkapan kasus peredaran narkoba oleh BNN Singkawang
SINGKAWANG, SP - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Singkawang mengamankan MM, bandar narkotika jenis sabu di kediamannya di Jalan Veteran, Gang Mandiri, Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah, Kamis (19/10) malam.

Dari penangkapan tersebut ditemukan sejumlah barang bukti, seperti narkotika jenis sabu seberat 5,259 gram, alat timbang digital, plastik klip dan uang tunai Rp3.547.000.   Kepala BNNK Singkawang, AKBP Chrismas Siswanto saat memberikan keterangan pers kepada wartawan, Jumat (20/10) mengatakan, kuat kemungkinan ada tersangka lain yang terlibat dalam kasus ini.  

"Pengembangannya saya rasa akan meluas. Tapi ini masih dalam rahasia kita," tuturnya.   Berdasarkan pengakuan tersangka, dilanjutkan Chrismas, tersangka mengedarkan terlarang tersebut tidak hanya pada kalangan umum, tetapi juga ke pelajar di Singkawang.

 "Tersangka mengaku narkoba yang diedarkan dipasok dari Kota Pontianak," ungkapnya.

Untuk selanjutkanya tersangka dan barang bukti akan segera diserahkan ke Kejaksaan Negeri Singkawang.

"Jadi tidak perlu lama-lama, kita langsung serahkan ke Kejaksaan," ujarnya.

Chrismas menambahkan, sebelumnya BNN Singkawang bersama BBN Pontianak, BPOM dan kepolisian melakukan razia di dua tempat karoke di Singkawang Grand Mall pada Sabtu (14/10) malam.

Razia dimulai dari pukul 00.00 WIB - 03.00 WIB dan menjaring 10 orang pengunjung yang diduga positif mengkonsumsi narkoba. Dari jumlah tersebut, dua di antaranya perempuan.

"Setelah dilakukan asesmen, mereka diwajibkan rawat jalan di RSUD Abdul Aziz Singkawang, di Klinik Metadon selama delapan kali pertemuan," katanya.

Menurutnya, razia ini akan terus dilakukan guna memenuhi rehabilitasi pecandu-pecandu narkotika.

"Sehingga yang positip narkoba pasti akan kita rehabilitasi. Karena pengguna itu adalah korban dari rayuan, bujukan dan tekanan," ujarnya.

Dia juga mengimbau masyarakat mejauhi narkoba, dan jika ada mengetahui peredaran narkoba di wilayahnya agar segera melapor ke BNN atau kepolisian.
  Sebelumnya, Sekretaris Daerah Singkawang, Syech Bandar mengatakan, perlu kerja sama sinergis dalam hal bertukar informasi untuk memberantas narkoba di Singkawang.

"Dan pemerintah selalu berkomitmen untuk membantu BNN yang tentunya sesuai dengan kapasitas daerah," katanya.

Menurutnya, Pemerintah Kota Singkawang siap memerangi narkoba, mengingat barang haram tersebut dapat merusak para generasi muda sebagai generasi penerus bangsa.

"Kita siap memerangi narkoba, karena barang haram ini dapat merusak para generasi muda sebagai generasi penerus bangsa," ujarnya. (rud/jee)


Komentar