Agustinus: Desa Berlistrik Diharapkan Terwujud

Singkawang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 283

Agustinus: Desa Berlistrik Diharapkan Terwujud
RAPAT - PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Barat dan PLN Area Singkawang menggelar rapat Pemadanan Data Desa Berlistrik, di sebuah Hotel Bengkayang, Selasa (21/11). (Ist)
SINGKAWANG, SP - PT PLN (Persero) wilayah Kalimantan Barat dan PLN area Singkawang bersama Pejabat Pemkab Sambas dan Bengkayang melaksanakan rapat pemadanan data desa berlistrik, di sebuah Hotel Bengkayang, Selasa (21/11).

Manajer Perencanaan PLN wilayah Kalimantan Barat, Fatkhul Hakim mengatakan, berdasarkan instruksi Presiden RI perihal penyelesaian 100% desa berlistrik di Kalimantan Barat sampai dengan akhir 2018, maka PLN Kalimantan Barat melakukan road show ke empat unit pelaksana area yaitu Pontianak, Singkawang, Sanggau dan Ketapang.

Tujuannya, untuk mensinkronkan data desa di Kabupaten yang belum berlistrik, sehingga diharapkan dengan bersinerginya PLN dengan Pemda dalam mendata desa belum berlistrik, maka akan tercapai kemerdekaan hakiki dari kegelapan di tahun 2018.

"Ada 452 desa yang belum berlistrik di Kalimantan Barat, di mana 25 desa ada di Kabupaten Bengkayang dan satu desa ada di Kabupaten Sambas," kata Fatkhul Hakim.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Bengkayang, Agustinus Naon menyampaikan rasa bahagia dan bangganya kepada PLN atas penyelenggaraan acara ini, diharapkan segera terwujud desa berlistrik.

"Ini merupakan forum yang luar biasa, di mana sejak 14 tahun berdinas di PT PLN (Persero) baru kali ini dilakukan pemadanan data desa berlistrik. Ini bisa menjadi tonggak bersama bersinergi melistriki Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Sambas 100% di tahun 2018-2019," katanya.

Tentunya hal ini harus mendapat dukungan dari Pemda untuk membantu pembebasan ROW, perijinan dan bantuan pelaksanaan pembangunan kelistrikan.

Sementara itu Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Pemukiman Dan Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkayang, Lorensius, mengatakan, Pemda Bengkayang siap membantu PLN dalam menyukseskan program listrik di desa-desa tersebut.

"Pemda akan membantu terkait dengan kondisi transportasi material listrik. Kami akan segera berkoordinasi dengan para camat untuk kepastian desa belum berlistrik ini, karena dari 25 desa yang disampaikan oleh PLN masih kurang dari kondisi yang ada," pungkasnya. (rud/pul)