PGRI Prihatin Kekurangan Guru di Singkawang

Singkawang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 429

PGRI Prihatin Kekurangan Guru di Singkawang
Ilustrasi. Net
SINGKAWANG, SP – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Singkawang, Jaka Kelana mengaku prihatin terhadap kekurangan jumlah guru di Singkawang.

“Tentunya kondisi ini menjadi kekhawatiran kita,” kata Jaka Kelana, Jumat (24/11).

Pemkot Singkawang sebenarnya tidak tinggal diam menghadapi kondisi ini. Berbagi upaya telah dilakukan agar jumlah pengajar di Singkawang bertambah, salah satunya mengangkat tenaga guru honor atau kontrak.

Namun, upaya tersebut dinilai belum maksimal untuk mengatasi kekurangan guru yang setiap tahunnya terjadi di Kota Singkawang.

"Saat ini kekurangan tenaga guru dari total 100 sekolah ada sekitar 300 guru yang honorer dan rata-rata di setiap sekolah masih ada tiga orang guru honorer," ujarnya.

Jadi, selama masih ada guru honorer maka selama itupula kekurangan tenaga guru masih terjadi. Selain itu juga, lanjutnya, masalah kesejahteraan gurupun harus ditingkatkan.

Masalah lain yang dihadapi para guru saat ini, dilanjutkan Jaka, adanya berbagai kasus yang menjerat guru ketika orangtua melaporkan guru ke pihak berwajib lantaran terjadi dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan seperti pemukulan dan pencubitan.

"Memang kita akui di lapangan masih ada guru yang belum bisa menahan emosi, namun melalui MoU antara Kapolri dan PGRI, ketika terjadi laporan diharapkan pihak kepolisian tidak langsung menindak secara hukum, namun harus diselesaikan terlebih dahulu melalui organisasi profesi guru yaitu PGRI," harapnya.

Secara terpisah, Wakil Wali Kota Singkawang Terpilih, Irwan mengatakan, peranan guru saat ini sangat penting, dan pihaknya berjanji apapun kegiatan guru nantinya akan didukung Pemkot Singkawang setelah dirinya bersama Wali Kota Singkawang Terpilih, Tjhai Cui Mie dilantik.

"Kita akan tingkatkan kesejahteraan para guru dan juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia tenaga guru, baik melalui Bimtek, pelatihan dan juga ke depan semua guru yang ada di Kota Singkawang sudah mendapat sertifikasi dan kita dukungan dari Pemkot," katanya. (rud/jee)

Komentar