Baru 30 Koperasi Gelar RAT

Singkawang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 180

Baru 30 Koperasi Gelar RAT
Ilustrasi. Net
SINGKAWANG, SP – Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Singkawang, Hendryan mengatakan dari 160 koperasi di Singkawang, baru 30 koperasi yang melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT).

“160 koperasi ini masih aktif, tapi yang sudah melakukan RAT baru 30 koperasi,” katanya, Rabu (3/1).
 
Bagi koperasi yang tidak melakukan RAT dalam tiga tahun berturut-turut, ditegaskan Handyan pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap koperasi tersebut.

"Kita telusuri apa permasalahannya dan apabila masih bisa kita bina maka akan kita bina," ujarnya.

Namun jika pembinaan tidak lagi bisa dilakukan, maka Disperindagkop dan UKM akan mengusulkan ke Menteri Koperasi untuk dibubarkan.

"Dan ini sudah pernah terjadi, seperti tahun lalu ada 83 koperasi yang dibubarkan oleh Menteri, karena memang tidak ada kegiatan," ungkapnya.

Syarat pembubaran bisa dilakukan apabila dalam tiga tahun berturut-turut tidak melaksanakan RAT atau apabila dalam dua tahun berturut-turut tidak ada kegiatan nyata, maka bisa diusulkan ke Menteri Koperasi untuk dibubarkan.

Menurutnya, berbicara masalah koperasi saat ini adalah memperhatikan kualitas bukan kuantitas. Artinya, koperasi tidak perlu banyak yang penting eksis.

"Biar kecil tetapi kegiatannya rutin. Jadi kita bicara kualitas bukan kuantitas lagi," ungkapnya.

Dia juga mengimbau, apabila Pasar Alianyang sudah difungsikan oleh pedagang diharapkan mereka bergabung menjadi anggota koperasi.

Apabila sudah menjadi anggota koperasi, jelasnya, maka keuntungannya adalah mereka akan menyimpan uang dalam bentuk simpanan pokok dan wajib yang jumlahnya akan disepakati oleh mereka sendiri.

"Jadi kami (dinas) tidak mengkondisikan, kemudian sistem pembayarannya pun dapat diatur bisa perhari sehingga meringankan," ujarnya. (rud/jee)