BKSD Launching Gallery of Conservation

Singkawang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 153

BKSD Launching Gallery of Conservation
LAUNCHING - Petugas Kantor Seksi Konservasi Wilayah III Singkawang memberikan tentang poster yang dipasang di dinding, lengkap dengan barcode saat launching Gallery of Conservation di Kantor BKSDA Wilayah III Singkawang, Kamis (4/1). (SP/Rudi)

Hilangkan Kesan Menyeramkan Kelola Konservesi 


Kepala BKSDA Provinsi Kalbar, Sadtata Noor Adirahmanta.
"Kalau dulu orang lihat institusi pengelola konservasi itu sepertinya menyeramkan, tegang dan melarang-larang, tetapi sekarang konsep kita adalah mengajak dan merangkul"

SINGKAWANG, SP – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Singkawang melauncing Gallery of Conservation yang menjadi wajah baru institusi dalam pengelolaan konservasi, Kamis (4/1).

Hadir dalam acara pembukaan, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Kalbar, Sadtata Noor Adirahmanta.

Saat acara pembukaan, Sadtata memberikan apresiasi atas hadirnya Gallery of Conservation. Ia berharap ini bisa menjadi langkah positif dalam pelaksanaan tugas BKSDA Wilayah III Singkawang.
 
"Kalau dulu orang lihat institusi pengelola konservasi itu sepertinya menyeramkan, tegang dan melarang-larang, tetapi sekarang konsep kita adalah mengajak dan merangkul," ujarnya.

Melalui konsep yang ramah ini pula dikatakan dia, pihaknya ingin mengajak masyarakat ituk serta dalam pengelolaan kawasan yang dilindungi.

Langkah yang dilakukan menurut dia merupakan awal, ke depan, masih akan ada inovasi yang akan dikembangkan guna memberikan pemahaman kepada masyarakat.

"Sehingga masyarakat kita memahami bahkan terlibat dalam konservasi dengan rasa senang dan gembira," tuturnya.

Kepala Kantor Seksi Konservasi Wilayah III Singkawang, Dani Arief Wahyudi mengatakan, selain melaunching logo gallery juga diperkenalkan sistem barcode gallery.
 
"Dengan barcode ini kita akan memberikan informasi yang lebih banyak," katanya.

Kantor Seksi Konservasi Wilayah III Singkawang saat ini mengelola 9 kawasan konservasi. Dalam kesempatan hari itu, turut ditampilkan poster yang menggambarkan 9 kawasan konservasi, yang terdiri dari 5 kawasan konservasi alam (TWA) dan 4 kawasan cagar alam (KCA).

"Di samping itu, ada juga foto ikon yang menggambarkan ikatan konservasi kita di situ, kemudian ada juga foto-foto terutama untuk satwa dan tumbuh-tumbuhan yang dilindungi," ujarnya.

Dengan sudah di launchingnya Gallery of Conservation itu, pihaknya ingin memberikan warna yang berbeda dalam berkampanye konservasi.

"Kalau selama ini kami hanya memberikan penyuluhan-penyuluhan konvensional, kami berharap melalui Gallery of Conservation ini kampanye menjadi sedikit berbeda," ungkapnya.

Filosofi Logo 


Tenaga Lapangan KPHK Gunung Melintang Kantor Seksi Konservasi Wilayah III Singkawang, Amal Aminuddin mengatakan, bentuk logo Gallery of Conservation dibuat menyerupai buah apel, dengan huruf C terbalik yang warnanya keemasan dan hijau. Ada filosofi dari bentuk logo tersebut.

“Buah apel memiliki wangi yang harum. Kita harap nantinya galeri beserta nilai-nilai konservasi didalamnya dapat menebarkan wangi yang harum terhadap perjuangan konservasi Balai KSDA Kalbar dan Seksi Konservasi Wilayah III Singkawang," katanya.

Sedangkan alasan pemilihan warna keemasan, ketika setiap orang melihat atau membayangkan emas akan terbesit dipikirannya itu merupakan sesuatu yang berharga, memiliki nilai jual, sesuatu yang indah.

"Jadi nilai-nilai konservasi yang ada pada gelari ini menjadi suatu nilai yang sangat berharga, sesuatu yang indah dan memiliki nilai jual," ujarnya.

Begitu juga dengan warna hijau, adalah melambangkan tentang alam, simbol dari sebuah kesuburan dan proses perkembangan hutan.

"Dengan itu galeri ini akan terus berkembang dan dapat menanamkan nilai-nilai konservasi," ungkapnya.

Selanjutnya, kenapa huruf C nya terbalik, hal ini diharapkan menjadi titik balik bagi pengelolaan konservasi terpadu dan menyeluruh antar pihak. (rud/jee)