Kondisi TPA Wonosari Memperihatinkan

Singkawang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 212

Kondisi TPA Wonosari Memperihatinkan
TPA WONOSARI - Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie meninjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah yang terletak di Jalan Wonosari, Kelurahan Sekip Baru, Kecamatan Singkawang Tengah. Pemkot Singkawang akan berupaya untuk menekan jumlah sampah yang masuk ke

Wali Kota Minta Dinas Terkait Laporkan Data Sampah 


Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie
"Berdasarkan tinjauan kita pada hari ini (kemarin, red) hasilnya sangat memprihatinkan. Tidak tahu lagi 10 tahun ke depan tumpukan sampah di TPA ini akan seperti apa"

SINGKAWANG, SP – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Jalan Wonosari, Kelurahan Sekip Baru, Kecamatan Singkawang Tengah dinilai Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie sangat mengkhawatirkan. 

Hal tersebut ia kemukakan usai melakukan kunjungan ke lokasi TPA bersama unsur dianas terkait, Senin (22/1).

"Berdasarkan tinjauan kita pada hari ini (kemarin, red) hasilnya sangat memprihatinkan. Tidak tahu lagi 10 tahun ke depan tumpukan sampah di TPA ini akan seperti apa," kata Tjhai Chui Mie.

Pemkot Singkawang dikatakannya akan berupaya mencari cara agar sampah yang ada di TPA bisa didaur ulang agar sampah yang menggunung bisa berkurang. Upaya pertama yang dilakukan adalah dengan kembali mendata ulang sampah yang masuk ke TPA.

"Kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Singkawang saya minta segera sampaikan data berapa banyak sampah yang ada di TPA, termasuk sudah berapa lama berada di TPA, dan sebagainya," pintanya.

Upaya lain yang akan dilakukan Pemkot Singkawang adalah dengan menyediakan tong sampah untuk sampah organik dan sampah non organik. Dalam hal ini dibutuhkan peran serta masyarakat agar dapat memilah sampah rumah tangga mereka sebelum dibuang ke tong sampah.

"Kepada pengangkut sampah juga diharapkan waktu membuang sampah memisahkan sampah-sampah tersebut, sehingga nanti dalam pengelolaannya akan semakin mudah," ujarnya.

Dengan terciptanya kondisi yang bersih dan sehat, diharapkan nantinya Kota Singkawang sebagai salah satu kota wisata di Kalbar dapat kembali meraih piala Adipura.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup Singkawang, jumlah sampah yang masuk ke TPA Wonosari per harinya mencapai 20-30 truk dari tiga wilayah kecamatan yakni Kecamatan  Singkawang Barat, Tengah dan Selatan.

“Kalau dari semua kecamatan, sampah yang masuk bisa mencapai 50-100 truk per hari. Belum lagi saat perayaan haribesar seperti Imlek dan Cap Go Meh yang sebentar lagi akan dilaksanakan di Singkawang ,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Singkawang, Libertus.

Dinas Lingkungan hidup, menurut Libertus telah melakukan upaya untuk mengurangi sampah yang masuk ke TPA Wonosari dengan menerapkan teknologi pengolahan sampah.

"Artinya, sampah-sampah yang dibawa kendaraan UPT Kebersihan ke TPA, kita olah (daur ulang) di rumah kompos, lalu sisanya yang tidak bisa di daur ulang kita buang ke TPA," jelasnya. (rud/jee)

Butuh Tambahan Armada 


Kepala UPT Kebersihan Singkawang, Rustam Effendy mengatakan saat ini terdapat 12 armada untuk angkutan sampah yang ada di kantornya. Jumlah tersebut menurutnya belum mencukupi untuk mengatasi jumlah sampah yang menurutnya  terus meningkat setiap harinya.

"Jumlah ini belum mencukupi untuk mengatasi volume sampah yang setiap harinya semakin bertambah," katanya.

Untuk mengoptimalkan kinerja, dikatakan Rustam, setidaknya masih dibutuhkan tambahan dua armada.

"Penambahan inipun sudah saya usulkan ke ibu Wali Kota Singkawang, mudah-mudahan disetujui," ujarnya.

Penambahan armada nantinya juga akan membantu kinerja pihaknya untuk mengangkut sampah saat perayaan Imlek dan Cap Go Meh.

"Tentunya nanti volume sampah akan bertambah dari hari-hari biasanya ditambah lagi musim buah-buahan sekarang ini, sangat luar biasa sampahnya," ungkapnya. (rud/jee)