Petugas Coklit Temukan Warga Tanpa Identitas

Singkawang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 219

Petugas Coklit Temukan Warga Tanpa Identitas
KARTU IDENTITAS – Petugas PPDP menemukan warga yang masih memegang KK dan KTP yang model lama yang telah habis masa berlakunya, saat dilakukan proses coklit. Selain itu juga ditemukan warga yang tinggal di Singkawang namun tidak memiliki satupun identitas

KPU Siap Fasilitasi Pembiayaan di Disdukcapil


Komisoner KPU Singkawang, Riko
"Mengenai temuan ini sudah kita sarankan agar yang bersangkutan segera mengurus dokumen KK dan KTP yang baru di Disdukcapil"

SINGKAWANG, SP – Petugas Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) menemukan beberapa kendala saat melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) terhadap data pemilih Pilkada Kalbar 2018 di Kota Singkawang.

Kendala yang dihadapi selain sulit menemui warga, juga masih ditemukan warga yang memegang Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) lama yang masih berwarna merah.

"Mengenai temuan ini sudah kita sarankan agar yang bersangkutan segera mengurus dokumen KK dan KTP yang baru di Disdukcapil," ujar Komisioner Data Pemilih KPU Kota Singkawang, Riko, Selasa (30/1).

Selain itu, petugas juga menemukan adanya warga yang tinggal di Kota Singkawang, namun tidak memiliki satu pun identitas diri dan kependudukan.

"Dia ini tinggal sendirian, tidak ada anak, cucu maupun keluarga," tuturnya.

Atas temuan ini, dia menyarankan agar petugas PPDP bersama pengurus RT setempat memfasilitasi warga tersebut untuk bisa memiliki dokumen kependudukan yang tercatat di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Singkawang.

"Kalaupun memang ada biaya yang harus dikeluarkan bisa disampaikan ke KPU Singkawang untuk dilakukan pengantian," katanya.

Coklit di Kota Singkawang saat ini masih berlangsung dengan menurunkan 406 orang petugas PPDP. Coklit akan berakhir pada 18 Februari mendatang. 

Sebelumnya, Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Singkawang, Muhammad Heru mengatakan, perekaman e-TKP di Kota Singkawang hingga 31 Desember 2017 sudah mencapai sekitar 74,01 persen.

"Sedangkan pencetakan e-KTP sudah mencapai 71,76 persen dari ," kata Heru.

Sehingga, untuk warga Singkawang yang belum melakukan perekaman e-KTP, sampai mencapai 48.939 jiwa dari 188.312 jiwa wajib e-KTP.

Kepada warga, khususnya  yang telah memasuki usia 17 tahun diimbau untuk dapat segera melakukan perekaman e-KTP.

"Karena, warga yang sudah melakukan perekaman, sampai hari ini pun masih ada yang belum di cetak e-KTP nya. Apalagi warga yang belum melakukan perekaman," ungkapnya.

Warga Diminta Proaktif


Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie meminta warga Kota Singkawang untuk mengecek, apakah namanya sudah masuk dalam daftar pemilih.

"Jika belum terdaftar, segera sampaikan ke KPU. Hal ini saya ingatkan, sehingga sewaktu hari H pemilihan kelak kita punya hak pilih," katanya.

Dia pun meminta, agar masyarakat Singkawang ikut proaktif ketika didatangi petugas pencoklitan. 

"Masyarakat harus proaktif ketika didatangi petugas," ujarnya.

Di samping itu, dia juga mengajak masyarakat Kota Singkawang untuk bersama-sama menjaga keamanan serta mengedepankan sikap yang sopan dan santun terutama dalam menjagokan kandidatnya masing-masing.

"Artinya dalam mempromosikan maupun memperkenalkan kandidat yang dijagokan baik di medsos atau di mana pun kita berada hendaknya disampaikan dengan sopan dan beretika," pesannya. (rud/jee)