Pemkot Kerja Sama Pihak Ketiga Tarik Iuran Parkir

Singkawang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 190

Pemkot Kerja Sama Pihak Ketiga Tarik Iuran Parkir
Ilustrasi. Net
SINGKAWANG, SP - Dinas Perhubungan Kota Singkawang melakukan kerja sama dengan PT Center Park dalam penarikan retribusi perparkiran pada perayaan Imlek dan Cap Go Meh yang dipusatkan di Stadion Kridasana Singkawang.

"Untuk perayaan Imlek dan Cap Go Meh tahun ini kita buat terobosan baru, penarikan restribusi parkir kita kerja sama dengan pihak ketiga," kata Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Kota Singkawang, Nana Priyana, Selasa (20/2).

Selain itu, pihaknya juga memberdayakan juru parkir umum masyarakat di sekitar lokasi kegiatan seperti di Taman Parkir samping Stadion Kridasana dan halaman Kantor UPT Pengujian Kendaraan Bermotor.

Untuk iuran restribusi parkir umum sudah dipatok dengan harga yang sudah ditetapkan Pemerintah Kota Singkawang, seperti untuk iuran karcis roda empat (mobil) Rp10.000, Truk Rp15.000, sepeda motor Rp3.000 dan sepeda Rp1.000.

Harga tarif retribusi parkir ini sudah tertuang dalam Perwako Nomor 9 Tahun 2018 tentang Petunjuk Pelaksanaan Retribusi Tempat Khusus Parkir Insidentil.

Cara ini, diakui Nana cukup efektif dalam meningkatkan pendapatan daerah dari retribusi perparkiran jika ada kegiatan-kegiatan dengan konsentrasi massa yang ramai seperti event perayaan ini.

"Dari laporan yang ada khususnya pada malam pertama (pembukaan) rangkaian kegiatan Imlek dan Cap Go Meh di Stadion Kridasana tercatat 1.800 kendaraan yang membayar restribusi parkir," jelasnya.

Artinya, jika dikonversikan dalam jumlah uang sebagaimana tarif yang telah ditetapkan di Perwako tersebut maka dalam satu malam itu pemasukan restribusi parkir bisa mencapai Rp1 Juta lebih.

"Beda dengan target perusahaan yang bekerjasama dengan Pemkot Singkawang, dalam jangka waktu dua minggu pelaksanaan kegiatan diperkirakan bisa mencapai pemasukan kotor sekitar Rp60 juta," jelasnya.

Jika dibandingkan dengan kegiatan Singkawang Expo tahun kemarin, maka pemasukan restribusi parkir pada kegiatan rangkaian Imlek dan Cap Go Meh tahun ini sangat jauh.

Jika target pendapatan parkir ini terealisasi sebagaimana target perusahaan, maka pendapatan daerah dari kegiatan yang berlangsung di Stadion Kridasana bisa mencapai Rp12 juta untuk pendapatan asli daerah (PAD). (rud/jee)