Pendaftar Tatung Hampir Seribu Orang

Singkawang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 155

Pendaftar Tatung Hampir Seribu Orang
TATUNG – Arak-arakan tatung di atas tandu saat perayaan Cap Go Meh di Singkawang. Tahun ini, jumlah tatung yang mendaftar hampir mencapai seribu orang. Mereka nantinya akan memeriahkan perayaan tahunan yang akan disaksikan oleh wisatawan dari dalam maupun

Melebihi Jumlah Rekor MURI Sebelumnya 


Ketua Panitia Imlek dan Cap Go Meh Singkawang, Tjhai Leonardi
"Ratusan tatung yang terdaftar terdiri dari tatung yang menggunakan tandu, tatung tanpa tandu, jelangkung, tatung miniatur kelenteng, barongsai dan onde-onde"

SINGKAWANG, SP – Menjelang penutupan pendaftaran 23 Februari 2018, jumlah tatung telah mendaftar untuk mengisi festival Cap Go Meh di Singkawang hampir mendekati seribu.

Menurut Ketua Panitia Imlek dan Cap Go Meh Singkawang, Tjhai Leonardi, hingga 19 Februari, jumlah tatung yang terdaftar ada sebanyak 912 orang. Jumlah ini melebihi rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) beberapa tahun lalu yang diperoleh Kota Singkawang dengan mengumpulkan 777 tatung.

“Ratusan tatung yang terdaftar terdiri dari tatung yang menggunakan tandu, tatung tanpa tandu, jelangkung, tatung miniatur kelenteng, barongsai dan onde-onde,” kata Tjhai, Selasa (20/2).

Rute yang dilewati tatung tahun ini dimulai dari halaman Kantor Wali Kota Singkawang menuju Jalan Firdaus, Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Kepol Mahmud, Jalan Sejahtera, Jalan Budi Utomo, Jalan Saman Diman, Jalan Setia Budi, Jalan Niaga dan berakhir di altar yang ada di Jalan Pai Bakir. 

Sementara terpisah, Sekretaris Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Singkawang, Suryanto mengatakan, terkait undangan ke Presiden Joko Widodo untuk dapat hadir di Singkawang pada festival Cap Go Meh, hingga saat ini belum ada konfirmasi balik dari Sekretariat Negara.

"Meski demikian segala persiapan terus dilakukan guna mengantisipasi kehadiran RI 1 nanti," katanya.

Dia pun menyebutkan, jelang even tersebut, dari jumlah total kamar hotel dan penginapan yang tersedia sebanyak 1.299 kamar yang terjual ada sebanyak 1.195 kamar.

"Sementara yang masih tersisa ada 104 kamar," ujarnya.

Jangan Naikan Harga Kamar


Ketua DPRD Singkawang, Sujianto meminta agar pemilik usaha hotel di Singkawang tidak menaikkan tarif kamar pada perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2018.

"Jangan mentang-mentang ada even Cap Go Meh, lalu pengelola hotel pun menaikkan tarif kamar semau-maunya sampai beberapa kali lipat," kata Sujianto.

Kalaupun hal tersebut akan dilakukan, hendaknya disesuaikan dengan standar hotel dan penginapan.

"Hotel inikan ada kelasnya. Kalau memang ada hotel atau penginapan yang menaikkan tarif namun tidak sesuai dengan standarnya, maka Pemkot Singkawang berhak menegur bahkan mencabut izinnya," ujarnya.

Kemudian, lanjutnya, pengelola hotel juga diminta harus transparan terutama dalam pelaporan pajak.

"Jangan sampai hotel penuh, tapi bilang pengunjungnya tidak ada," ujarnya. (rud/jee)