Kejari Tetapkan Tiga Tersangka Baru Kasus Timbangan

Singkawang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 230

Kejari Tetapkan Tiga Tersangka Baru Kasus Timbangan
TERSANGKA BARU - Kejaksaan Negeri Singkawang menetapkan tiga tersangka baru, EE, UA dan AA atas dugaan kasus tindak pidana korupsi, pengadaan alat-alat timbangan dan kemetrologian. (SP/Rudi)
SINGKAWANG, SP - Kejaksaan Negeri Singkawang kembali menetapkan tiga tersangka baru, atas dugaan kasus tindak pidana korupsi, pengadaan alat-alat timbangan dan kemetrologian, Kamis (1/3) sore.

Sebelumnya, pihak Kejaksaan Negeri Singkawang juga telah menetapkan tiga tersangka lainnya, seperti AS (pengusaha Kota Singkawang), RO (Ketua Kadin Singkawang), dan IL (mantan pejabat Disperindagkop Singkawang) pada kasus yang sama.

"Ketiga tersangka yang baru ini adalah EE selaku kuasa pengguna anggaran sekaligus mantan Kepala Disperindagkop Singkawang dan sudah pensiun, UA selaku PPTK (Kabid Perdagangan) dan AA selaku sekretaris lelang (Kasubbag bawahan UA)," kata Kepala Kejaksaan Negeri Singkawang, M Ravik.

Secara keseluruhan, kata Ravik, proyek yang bersumber dari dana APBD dan APBN tahun 2013 senilai Rp1,6 miliar ini, telah menjerat sebanyak enam tersangka, dimana tiga tersangka AS, RO dan IL saat ini sudah menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Pontianak.

"Sedangkan ketiga tersangka baru ini, akan kita titipkan ke Lapas Singkawang," ujarnya.

Ravik menilai, jika keterlibatan ketiga tersangka yang baru ini, karena ada ikut menikmati uang hasil korupsi senilai Rp650 juta dari proyek pengadaan tersebut.

"Artinya, dari hasil korupsi itu, ketiga tersangka ini masing-masing mendapatkan. Cuma mengenai berapa nominalnya, biarlah nanti mereka yang mengakuinya sendiri di persidangan," ungkapnya.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka ini akan dikenakan UU Nomor 31 Tahun 1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Terutama Pasal 2 dan 3, dimana di Pasal 2 ancamannya minimal 4 tahun dan Pasal 3 minimal 1 tahun penjara.

Dalam kesempatan sama, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Singkawang, Hadrian mengatakan, penetapan terhadap ketiga tersangka sudah dilakukan sejak Senin kemarin.

"Jadi pada hari ini, ketiganya baru pertama kali diperiksa sebagai tersangka dan langsung dilakukan penahanan," katanya.

Kemudian, guna memperlancar proses pemberkasan maka ketiganya akan dititipkan ke Lapas Singkawang.

"Tiga tersangka yang kemarin kan masih menjalani persidangan di Pontianak. Sedangkan tiga tersangka baru ini akan kita titipkan sementara di Lapas Singkawang, sambil menunggu jadwal persidangan," ujarnya. 

Sementara itu, kuasa hukum dari ketiga tersangka, Mansyur mengatakan, akan mengupayakan ketiga klienya, tidak sebagaimana yang diduga dan dipersangkakan.

"Saya akan buktikan jika ketiga klien saya tidak bersalah, dan akan kita upayakan melalui jalur hukum," katanya.

Upaya pembelaan itu, bukan dirinya tidak mau menghargai dan menghormati proses hukum yang berlaku. Apalagi yang ditangani adalah tindak pidana korupsi. Namun, untuk menetapkan seseorang sebagai tersangka, hendaknya harus dibuktikan secara hukum. (rud/lis)