Dinas Perpustakaan Gelar Book Fair, Chui Mie Minta Dinas Terkait Berinovasi

Singkawang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 77

Dinas Perpustakaan Gelar Book Fair, Chui Mie Minta Dinas Terkait Berinovasi
BOOK FAIR - Anak sekolah sedang melihat buku-buku bacaan pada kegiatan Book Fair di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispussip) Kota Singkawang, Senin (12/3). Kegiatan ini akan digelar selama sepekan dan menghadirkan buku bacaan berkualitas. (SP/Rudi)
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie
"Perpustakaan harus bisa menghadirkan hal-hal atau buku-buku yang baru setiap bulannya sehingga dapat menarik perhatian masyarakat untuk mau datang ke sini"

SINGKAWANG, SP – Pemerintah Kota Singkawang menggelar Book Fair di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Singkawang, Senin (13/3) dan digelar selama sepekan ke depan.

Wali Kota Singkawang, Tjha Chui Mie saat acara pembukaan berharap melalui kegiatan ini dapat menumbuhkembangkan minat baca anak di Kota Singkawang.

“Dengan banyak membaca anak-anak akan semakin banyak mendapatkan ilmu pengetahuan, sehingga dapat membantu tumbuh kembang mereka dengan baik,” katanya.

Chui Mie juga berharap perpustakaan Singkawang bisa menjadi wadah menyenangkan bagi anak untuk membaca buku yang disediakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Singkawang.

"Perpustakaan harus bisa menghadirkan hal-hal atau buku-buku yang baru setiap bulannya sehingga dapat menarik perhatian masyarakat untuk mau datang ke sini," pintanya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalbar, Ignasius yang juga hadir dalam acara pembukaan Book Fair mengatakan, perkembangan teknologi di zaman sekarang, bukan berarti buku-buku yang ada di Perpustakaan tidak dibutuhkan masyarakat.

"Karena kita tahu tidak semua masyarakat paham dengan teknologi, walaupun memang handphone atau gadget sudah ada di mana-mana," katanya.

Namun bukan berarti dilanjutkannya, inovasi menuju era teknologi tidak dilakukan. Pihak perpustakaan pun diimbunya untuk mengembangkan e-book, atau buku digital yang dapat diakses melalui handphone atau gadget.
 
"Untuk di Kalbar kita sudah punya Perpustakaan digital di Kalbar," ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispussip) Kota Singkawang, Darnila mengatakan, tujuan dari kegiatan Book Fair adalah semata-mata untuk meningkatkan minat baca masyarakat Kota Singkawang.

"Caranya adalah melakukan kegiatan Book Fair di tahun 2018," katanya.

Menurutnya, buku-buku yang ditawarkan dalam kegiatan ini, adalah buku-buku yang terbaik dan harga sangat terjangkau.

"Jadi, kepada masyarakat Singkawang mari kunjungi beramai-ramai, karena buku-buku yang kita hadirkan di sini bisa dijamin tidak mahal. Meskipun tidak ada diskon, saya jamin buku-buku yang dijual lebih murah dari toko-toko di Kota Singkawang," pungkasnya.

Mencerdaskan Bangsa


Sekretaris Dewan Pendidikan Singkawang, Helmi Fauzi mengatakan, membaca merupakan hal penting untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Karenanya perlu keseriusan semua pihak untuk terus mengembangkan minat baca di masyarakat khususnya anak di era teknologi sekarang ini.

"Anak-anak sekarang ini lebih memilih media internet, padahal membaca buku itu sangat penting,” katanya.

Hal ini menurutnya menjadi tantangan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan untuk merespon terhadap arus perkembangan teknologi tersebut.

"Jadi tidaklah hanya masyarakat datang ke Perpustakaan untuk membaca buku secara kemampuan maupun literasi secara tertulis, tapi juga bagaimana pemerintah daerah dapat mengakomodir untuk pengadaan fasilitas-fasilitas yang berkaitan dengan elektronik," ujarnya. (rud/jee)