Produk Tak Ber-SNI Marak di Singkawang

Singkawang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 161

Produk Tak Ber-SNI Marak di Singkawang
Ilustrasi. Net
SINGKAWANG, SP - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Singkawang melakukan pengawasan produk yang tidak memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI) bersama Dinas Perindutrian dan Perdagangan Provinsi Kalbar di sejumlah toko di Singkawang.

"Kita masih menemukan toko yang menjual helm yang tidak berlabel SNI, termasuk kabel listrik. Tentunya ini tentu sangat membahayakan," kata Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Singkawang, Tri Wahdina, Rabu (28/3).

Dia memprediksikan ada sekitar seratusan produk tanpa mencantumkan label SNI yang dijual di Singkawang.

"Terkait dengan temuan ini, kami akan melakukan sosialisasi kepada seluruh pedagang di Singkawang dalam beberapa bulan ke depan," ujarnya.

Menurut dia, para pedagang harus mencamtumkan produk SNI dan wajib mengikuti ketentuan yang ada.

Dia mengungkapkan, bahwa penindakan terhadap peredaran-peredaran barang yang tak sesuai ketentuan peraturan perundangan yang berlaku masuk dalam ranah provinsi, dan pihak dinas di kabupaten/kota sifatnya diperbantukan dalam pelaksanaan pengawasan di lapangan.

Tidak hanya pengawasan barang-barang yang tidak SNI saja, pihaknya juga akan sekaligus memantau apakah ada produk ikan kalengan yang mengandung cacing pita yang sudah tersebar di berbagai media sosial.

"Kemarin ketika kita melakukan pengawasan kita belum menemukan adanya ikan kalengan dari produk yang dipermasalahkan itu," ungkapnya.

Untuk itu, dia mengajak masyarakat Singkawang menjadi konsumen yang cerdas. "Jangan membeli ikan kalengan yang penyok kalengnya, dan juga senantiasa memperhatikan kedarluarsa produknya," pintanya. (rud/jee)