Satpol PP Singkawang Minta PKL Patuhi Aturan

Singkawang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 224

Satpol PP Singkawang Minta PKL Patuhi Aturan
INGATKAN PEDAGANG – Tampak anggota Satpol PP Singkawang memberi peringatan kepada pedagang petasan di Jl Budi Utomo, Senin (16/4). (SP/Rudi)
SINGKAWANG, SP - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Singkawang memberikan peringatan kepada pedagang petasan dan pembuat plat untuk tidak lagi berjualan di badan jalan maupun yang menghambat pintu masuk kawasan tradisional keluarga Tjhia di Jl Budi Utomo.

Kepala Satpol PP Singkawang, Juandi mengatakan, pemberian peringatan telah pihaknya lakukan dan diketahui jika pedagang petasan maupun pembuat plat yang membuka lapak di Jl Budi Utomo (depan toko Hari-hari) itu sifatnya menetap.   

Menurutnya, ada jam-jam tertentu untuk pedagang kreatif lapangan (PKL) berjualan di Jl Budi Utomo. "Tapi yang dilakukan pedagang petasan ini sifatnya menetap serta tidak memperhatikan jam-jam yang dibolehkan maupun tidak berjualan di sekitar lokasi," ujarnya.

Dijelaskan dia, berdasarkan Peraturan Wali Kota Singkawang (Perwako) tentang Penetapan Lokasi Tempat Kegiatan Usaha Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) di Kota Singkawang, bahwa yang bersifat permanen adalah komplek Pujasera Jalan Pemuda dan Pasar Buah di Jalan Ahmad Yani.

Sementara untuk lokasi Jalan Muslimin Ismail, Pasar Turi, Salam Diman, Bawal, Pasar Hulu, Komplek Terminal Bengkayang, Hasan Saad, Budi Utomo, Setia Budi, Niaga dan Sejahtera waktu yang diperbolehkan untuk berdagang adalah dari pukul 05.00 -10.00 WIB untuk pedagang sayuran, makanan dan minuman atau pukul 16.00 - 05.00 WIB untuk pedagang makanan dan minuman).

Hal yang sama juga berlaku untuk di lokasi Jalan Yos Sudarso, Alianyang, Hermansyah, Jenderal Sudirman, GM Situt, Pasar Tumbuh Sakok dan Kurau.

Kepada pedagang petasan maupun pembuat plat yang dianggap melanggar aturan telah dimintai keterangan. Dikarenakan, apa yang dilakukan ini masih dalam tahap pembinaan. Namun, setelah diperingatkan pedagang yang bersangkutan masih melanggar, maka pihaknya tak segan-segan memberikan tindakan tegas berupa penyitaan. (rud/ang)