BPBD Singkawang Waspada Banjir, Warga Diimbau Bersihkan Saluran Air

Singkawang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 242

BPBD Singkawang Waspada Banjir, Warga Diimbau Bersihkan Saluran Air
BANJIR – Sejumlah warga melewati genangan banjir yang terjadi di Pasar Singkawang, beberapa waktu lalu. Curah hujan tinggi yang terjadi di Kota Singkawang beberapa hari ini mengingatkan kepada warga untuk selalu waspada terhadap bencana banjir yang bisa t
Kepala BPBD Singkawang Burhanuddin
"Kami di BPBD sudah siap apabila ada warga yang ingin membutuhkan pertolongan untuk dievakuasi ke tempat yang lebih aman,"

SINGKAWANG, SP - Curah hujan tinggi yang terjadi di Kota Singkawang beberapa hari ini mengingatkan kepada warga untuk selalu waspada terhadap bencana banjir yang bisa terjadi kapan saja di wilayah mereka.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Singkawang, Burhanuddin mengatakan, meskipun Singkawang masih aman dari banjir, namun BPBD tetap siaga mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Mengingat curah hujan yang terjadi beberapa hari ini sudah mulai menggenangi daerah-daerah yang rawan banjir khususnya di Kecamatan Singkawang Utara," kata Burhanuddin, Selasa (29/5).

Hanya saja, genangan air yang terjadi belum terlalu dalam, baru sekitar betis orang dewasa. "Itupun baru di ruas-ruas jalan," ujarnya.

Melihat kondisi cuaca saat ini, sepertinya hujan deras masih akan terjadi beberapa hari ke depan. Untuk itu, diingatkan kepada warga untuk selalu waspada apabila terjadi banjir.

"Kami di BPBD sudah siap apabila ada warga yang ingin membutuhkan pertolongan untuk dievakuasi ke tempat yang lebih aman," ungkapnya. 

Sementara Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Singkawang, Jayadi mengatakan, curah hujan yang terjadi beberapa hari ini telah mengakibatkan beberapa ruas jalan tergenang air.

"Beberapa ruas jalan itu antaralain, Jalan Semai, Semelagi, Naram, Sungai Garam, Setapuk Besar, Kelurahan Bukit Batu dan Sanggau Kulor," kata Jayadi.

Dia pun bersyukur, genangan air yang terjadi tidak sampai menggenangi rumah warga dikarenakan air cepat surut. "Namun jika curah hujan masih tinggi beberapa hari ke depan, tidak menutup kemungkinan banjir tidak dapat dielakkan," ujarnya.

Karena, pada saat bulan purnama biasanya air pasang besar dan rutinnya hujan di daerah hulu. Untuk itu, dia mengingatkan agar warga yang tinggal di wilayah rawan banjir untuk selalu waspada.

"Waspada dalam artian, sama-sama kita menjaga lingkungan, untuk membersihkan selokan/parit yang sudah tersumbat di sekitar rumah," pintanya.

Kemudian, jangan membuang sampah ke dalam sungai karena hal itu dapat menyumbat pergerakan air di sungai. Apabila terjadi banjir, pesannya, segeralah meminta bantuan kepada Tagana atau BPBD Singkawang untuk dilakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman. "Dan jagalah anak-anak supaya tidak bermain di tempat yang berbahaya seperti sungai," pesannya.

Karena selain rawan tenggelam atau hanyut terbawa arus air, juga yang patut diwaspadai apabila terjadi luapan air khususnya kepada warga yang tinggal di pinggir sungai.

"Harus berhati-hati karena di sungai kita masih ada buayanya yang sampai saat ini masih belum dapat ditangkap," katanya.

Warga Naran Bimbang

Salah satu warga yang tinggal di Kelurahan Naram, Roby Sanjaya mengaku hingga kini genangan air masih terjadi di tempat tinggalnya. "Genangan air masih ada di ruas jalan, tapi kalau hujan masih deras beberapa hari ke depan, sudah dipastikan akan terjadi banjir," katanya.

Meskipun di daerahnya sering mengalami banjir, warga setempat belum pernah sampai ada yang mengungsi. "Alhamdulillah, banjir di wilayah kami belum pernah ada warga yang mengungsi," ujarnya. (rud/ang)