Forum LLAJ Aktifkan Car Free Day, Wali Kota Singkawang Tentukan Tempat

Singkawang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 205

Forum LLAJ Aktifkan Car Free Day, Wali Kota Singkawang Tentukan Tempat
RAPAT - Forum LLAJ Singkawang saat menggelar rapat membahas jalur yang akan digunakan sebagai lokasi car free day di Aula Dishub Singkawang, Selasa (3/7). (SP/Rudi)
Kepala Dinas Perhubungan Singkawang, Sumastro
"Jadi kedua alternatif lokasi car free day ini akan saya sampaikan kepada Wali Kota Singkawang, dari kedua alternatif ini kira-kira mana yang akan diambil,"

SINGKAWANG, SP - Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Singkawang kembali akan mengaktifkan car free day (hari bebas kendaraan bermotor) di Kota Singkawang.
Kepala Dinas Perhubungan Singkawang, Sumastro mengatakan, pihaknya mencoba untuk mengaktifkan kembali program car free day setiap Minggu pagi.

"Berdasarkan hasil rapat kita bersama instansi terkait, bahwa ada dua alternatif yang akan dijadikan sebagai lokasi car free day," kata Sumastro, Selasa (3/7).

Pertama, lokasinya dari Jembatan Agen lama sampai ke jalan Pisang. "Artinya, sepanjang Jalan Merdeka sampai eks Studio Kota Indah akan kita tutup dari pukul 06.00 - 09.00 WIB," katanya.

Yang kedua, jaraknya lebih pendek, dimana lokasinya bisa dari Jalan Merdeka (Jembatan Agen Lama) sampai ke Jalan Merpati.

"Jadi kedua alternatif lokasi car free day ini akan saya sampaikan kepada Wali Kota Singkawang, dari kedua alternatif ini kira-kira mana yang akan diambil," ujarnya.

Apabila wali kota menginginkan alternatif yang pertama, maka pengamanan yang dilibatkan juga akan banyak pada setiap Minggu pagi.

"Dan sebaliknya, jika menginginkan alternatif kedua, maka pengamanan yang dilibatkan akan sedikit karena jaraknya lebih pendek," ungkapnya.

Menurutnya, banyak hal yang bisa dipetik dari program car free day, salah satunya untuk menggalakkan olahraga pagi supaya tidak terganggu oleh kendaraan maupun asap motor.

"Sehingga, masyarakat bisa joging, senam, jalan pagi, olahraga menggunakan sepatu roda, dan sebagainya," tuturnya.

Maka dari itulah, program car free day yang digalakkan nanti jangan sampai terkesan hanya sementara "Artinya, baru mau digalakkan, setelah itu hilang lagi. Sehingga faktor-faktor yang menjadi penghalang atau penghambat masa lalu itu harus kita coba atasi," katanya.

Termasuklah dukungan dari pihak pengamanan juga dianggap sangat penting. Karena, kalau tidak didukung, dikhawatirkan lokasi yang dianggap bebas kendaraan, tetapi nyatanya kendaraan berseleweran.

"Diharapkan car free day ini bukan merupakan program yang main-main," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kanit Dikyasa Satlantas Polres Singkawang, IPDA Jamian menyatakan, siap mendukung jika program Car Free Day akan kembali diaktifkan.

"Hanya saja, untuk tahap pertama ini, jika alternatif pertama (jalur panjang) tidak bisa dilaksanakan, minimal alternatif kedua (jalur pendek) harus bisa kita laksanakan," katanya.

Harapan dia menggunakan jalur pendek, supaya ada efisiensi tempat, pemberdayaan tempat, dan efisiensi pengamanan di lokasi kegiatan.

"Karena dengan rute yang pendek ditetapkan, penjagaan kita bisa maksimal, sehingga aktivitas masyarakat di lokasi Car free day juga bisa terwujud," ujarnya.

Satpol PP Siagakan Anggota

Kepala Bidang Trantib Satuan Polisi Pamong Praja Singkawang, Jarvid juga menyatakan, siap mendukung program Car free day. "Bahkan, kita juga siap menurunkan anggota untuk dilibatkan dalam pengamanan," katanya.

Menurutnya, anggota Satpol PP yang diturunkan nanti akan ditugaskan secara bergiliran setiap Minggu pagi. "Setiap satu regu kita turunkan untuk mengamankan lokasi car free day," ujarnya. (rud/ang)