Diduga Terjepit Pelampung, Seorang Bocah Tewas Tenggelam di Kolam Batu Belimbing

Singkawang

Editor Indra W Dibaca : 669

Diduga Terjepit Pelampung, Seorang Bocah Tewas Tenggelam di Kolam Batu Belimbing
Korban tenggelam saat diperiksa oleh petugas Puskesmas. (Ist)
SINGKAWANG, SP - Seorang bocah bernama Virdu Cristo (11), tewas tenggelam di kolam Batu Belimbing, yang beralamat di Kelurahan Nyarumkop, Kecamatan Singkawang Timur, Rabu (8/8) sekitar pukul 14.20 WIB. 

Kapolsek Singkawang Timur, IPTU Harsoyo mengatakan, jika korban yang meninggal merupakan murid kelas 5 SDN 68 Singkawang Timur yang beralamat di Jl Subarang, RT 10 RW 001 Kelurahan Nyarumkop, Kecamatan Singkawang Timur.

Dimana sebelumnya, sekira pukul 14.00 WIB korban sempat bermain dan mandi di dalam kolam Batu Belimbing bersama dua orang temannya. 

"Namun sekitar pukul 14.20 WIB saksi bernama Saruji mendapat informasi bahwa ada anak yang minta tolong karena tenggelam di kolam Batu Belimbing," ujarnya. 

Mendapat informasi itu, saksi langsung menghubungi warga setempat kemudian bersama dengan saksi Suratno mencari dan menyelam di dalam kolam Batu Belimbing tersebut.  

"Pada saat menyelam itulah, saksi menyentuh kaki korban dan begitu ditarik, saksi mendapatkan celana korban dan diangkat ternyata korban menyatu di dalam ban luar mobil yang dijadikan korban sebagai pelampung," ungkapnya. 

Selanjutnya korban diangkat ke atas dan sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Kemudian, saksi Saruji meminta bantuan kepada warga untuk menghubungi Polsek Singkawang Timur dan korban langsung dibawa ke Puskesmas Singkawang Timur 1.

Begitu sampai di Puskesmas, katanya, korban langsung diperiksa oleh petugas Puskesmas. Namun, Tuhan berkehendak lain. 

"Korban dinyatakan sudah meninggal dunia sehingga pihak keluarga langsung membawa korban ke rumah orang tuanya," jelasnya.

Atas permintaan orang tuanya, korban tidak dilakukan VER karena sudah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan atas penolakan dilakukan VER maka Polsek Singkawang Timur juga akan membuatkan surat pernyataan.

"Diduga korban meninggal tenggelam akibat terjepit di celah ban luar mobil yang digunakan korban untuk berenang sehingga pada saat tenggelam korban tidak bisa melepaskan diri dari ban tersebut," katanya.

Menurut Kapolsek, kolam Batu Belimbing memang sering digunakan anak-anak setempat untuk bermain dan berenang. Namun sebelumnya, tidak pernah terjadi anak tenggelam di kolam tersebut, sehingga dengan kejadian ini maka perlu menjadi perhatian bagi orang tua maupun pemilik lokasi Batu Belimbing agar peristiwa ini tidak terulang kembali. 

"Saya selaku Kapolsek mengimbau agar para orang tua selalu mengawasi anak-anaknya dalam bermain, apalagi kalau anaknya ke danau atau sungai," pesannya. (rud)