Agustus-September, Polres Singkawang Ungkap Delapan Kasus

Singkawang

Editor Jindan Dibaca : 417

Agustus-September,  Polres Singkawang Ungkap Delapan Kasus
Press Release Polres Singkawang
SINGKAWANG, SP - Polres Singkawang dari Agustus - September 2018 sudah berhasil mengungkap delapan laporan polisi (LP) terkait penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan satu LP minuman keras (miras).

 "Secara keseluruhan tersangka yang kita amankan adalah sebanyak 17 orang," kata Kapolres Singkawang, AKBP Raymond M Masengi, saat menggelar konferensi pers bersama awak media, Senin (10/9).

 Sementara untuk barang bukti narkotika jenis sabu, terdiri dari belasan paket yang diperkirakan beratnya ada sekitar 20 gram.

"Namun, untuk pastinya kita masih menunggu hasil timbangan yang dilakukan BPPOM," ujarnya.

Menurutnya, pengungkapan kasus berkat kerja keras Satnarkoba Polres Singkawang dibantu dengan Intelmob Batalyon B serta satuan lain.

 "Sehingga inilah hasilnya yang dapat kami persembahkan, sehingga bisa diketahui khalayak ramai," ujarnya.

 Kata Kapolres, semua barang bukti yang telah digelarkan dihadapan rekan-rekan media, sekarang ini sudah masuk dalam tahap penyidikan.

 "Artinya, 17 tersangka ini sudah resmi ditahan Sat Narkoba Polres Singkawang sambil menunggu proses tahap 1 dan 2 di Kejaksaan Negeri Singkawang," ungkapnya.

 Dari 17 tersangka narkotika yang diamankan, katanya, kebanyakan dari mereka adalah pengguna sementara sisanya penjual. Sementara faktornya, lanjut Kapolres didominasi dari pertemanan, sehingga coba-coba dan akhirnya terjerumus.

Sedangkan untuk pemasok barang haram tersebut, pihaknya masih melakukan penyelidikan, tujuannya untuk mengungkap jaringan narkotika yang lebih besar. Untuk itu, dia juga mohon kerjasama dari masyarakat Singkawang untuk mau melaporkan jika menemukan adanya aktivitas narkotika di sekitar lingkungannya.

 "Dan jauhi narkoba, karena narkoba sangat merusak generasi bangsa dan merusak sendi-sendi kehidupan bermasyarakat," pesannya.

 Polisi, tegasnya, berkomitmen untuk menekan, menghajar, bahkan menangkap setiap jaringan baik pengguna maupun orang-orang yang terlibat dalam peredaran narkotika di Singkawang

"Bagi orang-orang yang terlibat dalam peredaran narkotika, apabila ketangkap maka ancamannya cukup berat, dimana sesuai UU Narkotika maka ancamannya minimal 4 tahun dan maksimal 5 tahun penjara," katanya. (rud)