Dana Kelurahan, Wali Kota Singkawang Minta Pejabat Siapkan Program Kerja

Singkawang

Editor Angga Haksoro Dibaca : 263

Dana Kelurahan, Wali Kota Singkawang Minta Pejabat Siapkan Program Kerja
Singkawang, SP - Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengaku sangat membutuhkan dana kelurahan dari pusat. Mulai tahun depan, selain dana bantuan untuk desa, pemerintah pusat akan memberikan bantuan dana untuk kelurahan di perkotaan.  

Tjhai Chui Mie berharap aparat kelurahan di Kota Singkawang menyiapkan program kerja untuk mengelola dana tersebut. “Jelas sangat dibutuhkan jika memang ada untuk kelurahan,” kata Tjhai Chui Mie. “Ini sudah saya instruksikan melalui camat untuk membuat program kerja di wilayahnya untuk anggaran tahun 2019.”
 
Tjhai Chui Mie juga meminta aparat kecamatan hingga kelurahan lebih sering turun ke lapangan menjaring aspirasi warga. “Harus lebih sering bertemu warga, terkait kebutuhan pembangunan,”  

Ditemui terpisah, Lurah Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, Dwi Satrio Sepriyanto setuju kelurahan mendapat bantuan dana program dari pemerintah pusat.
  Walau secara struktur jenjang tanggung jawab kelurahan berbeda dengan desa, menurut Dwi Satrio, masalah yang dihadapi kelurahan sama dengan desa. “Dana kelurahan tentu akan membuat pembangunan di masyarakat lebih cepat dan tepat, asal tetap dikoridori dan diawasi semua pihak,” ujarnya.

Pemerintah Kota Singkawang saat ini mengalokasikan dana APBD untuk masing-masing kelurahan sekitar Rp 23 juta per tahun. Dana itu untuk kebutuhan operasional kelurahan, bukan pelaksanaan program pembangunan. 

Dana itu juga melekat pada anggaran kecamatan, sehingga kelurahan tidak memiliki kuasa memegang anggaran. “Jadi selama ini rekan-rekan lurah di Kota Singkawang khususnya, mau tidak mau harus pandai berkreasi menggalang dana dari instansi lain untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Dwi Satrio.   

Mulai tahun 2019, pemerintah tidak hanya menggelontorkan dana desa. Pemerintah juga akan mengeluarkan program dana kelurahan se-Indonesia. “Mulai tahun depan, perlu saya sampaikan, terutama untuk di kota, ada yang namanya anggaran kelurahan,” ujar Presiden Joko Widodo.  

Program baru itu, lanjut Jokowi, dikeluarkan pemerintah karena banyaknya keluhan dari masyarakat terkait anggaran di tingkat kelurahan. “Banyak keluhan, Pak ada dana desa, kok enggak ada dana untuk kota. Ya sudah, tahun depan dapat,” ujar Presiden. (rud)