Sintang Urutan Empat Termiskin di Kalbar

Sintang

Editor sutan Dibaca : 1167

Sintang Urutan Empat Termiskin di Kalbar
ILUSTRASI (okezone.com)
SINTANG, SP – Angka kemiskinan di Kabupaten Sintang pada 2014 lalu, mencapai 35.730 jiwa. Angka ini menempati urutan ke empat penduduk miskin terbanyak se Kalimantan Barat.

Tingginya angka kemiskinan tersebut dikemukakan oleh Wakil Bupati Sintang, Askiman saat membuka Rapat Koordinasi Tim Penanggulangan Kemiskinan (RKTPK) Kabupaten Sintang di Balai Praja, Kamis (15/9).

Menurut Askiman dibutuhkan kerja keras dan kerjasama yang baik untuk mencapai target pengentasan kemiskinan.
“Kita harus serius dalam tugas dan tanggung jawab ini. Kepada tim penanggulangan kemiskinan untuk dapat sesegera mungkin menggelar rapat koordinasi sehingga tercipta kebijakan strategis yang maksimal dalam penanggulangan kemiskinan,” katanya.

Dalam hal ini, dia meminta SKPD terkait untuk  dapat membahas pemberdayaan ekonomi masyarakat, agar tidak hanya sekedar wacana. Diperlukan konsentrasi dan arah yang jelas  dalam program dan kebijakan.

“Untuk menopang ekonomi itu, kami akan meningkatkan kondisi infrastruktur jalan yang ada, dan mengarahkan pembangunan dari pinggiran, sebab Sintang sendiri masih banyak daerah yang terisolir,” ujarnya.

Askiman memaparkan, sampai saat ini program rancang bangun untuk menanggulangi kemiskinan masih dalam tahap desain. Hal ini agar dapat membantu menanggulangi masyarakat yang miskin secara merata ke seluruh daerah.


Di sisi lain, dia juga mendesak secepatnya membentuk Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan di tingkat kecamatan dan pedesaaan. Ini dimaksudkan agar  jika ada warga yang membutuhkan akan cepat ditanggulangi.

“Mari serius dalam menyelesaikan tugas penanggualngan kemiskinan ini. Dan penerapannya haruslah konsentrasi dalam suatu daerah agar dapat berkembang,” imbaunya.


Sementara itu, Sekretaris Tim Koordinasi Penanggulang Kemiskinan setempat, Wawan Aliyunan menyatakan rakor ini untuk membangun komitmen para pemangku kepentingan dalam upaya percepatan penanggulangan kemiskinan.


Menurutnya, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi koordinasi dan pengendalian TKPK. Mendapatkan informasi tentang perkembangan dan kondisi umum kemiskinan, serta pelaksanaan program dan kegiatan penanggulangan kemiskinan.
 

“Intinya kami ingin mendapatkan masukan tentang kebijakan dan program yang efektif,” pungkasnya. (rin/and/sut)