Langganan SP 2

Oesman Sapta Tinjau Pembangunan RSUD AM Djoen Sintang

Sintang

Editor sutan Dibaca : 403

Oesman Sapta Tinjau Pembangunan RSUD AM Djoen Sintang
Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta Odang ketika berada di Sintang. (SP/ Yodi)
SINTANG, SP- Usai meninjau jalan di Simba, Bupati Sintang, Jarot  mengajak Oesman Sapta melanjutkan perjalanan untuk melihat Gedung Baru RSUD AM Djoen Sintang di Jalan YC Oevang Oeray.   Di lokasi pembangunan RSUD ini, Jarot menyebutkan, lahan yang sudah dibebaskan untuk gedung baru RSUD AM Djoen seluas 32 hektar.

Pembangunan gedung dan fasilitas lainnya sudah dilakukan melalui  APBD Sintang, APBD Pemprov Kalbar dan APBN.
  "Ini rumah sakit rujukan regional kelas B. Jika sampai selesai, rumah sakit ini akan menghabiskan dana sekitar 250 milyar," kata Jarot.  

Pada 2016 RSUD ini sudah bisa beroperasi untuk manajemen dan rawat jalan. Dan pada 2017 nanti akan menyusul instalasi lain. Karena  rencananya pada 2017 nanti akan ada dana Rp 38 milyar dari APBN.
 

Direktur RSUD AM Djoen Sintang Rosa Trifina menjelaskan bahwa desain rumah sakit belum akan menggunakan lift karena ruang untuk pasien semua ada di lantai satu. RSUD kebanggaan masyarakat Sintang ini juga memiliki 350 tempat tidur yang sebagiannya dipindahkan dari gedung lama.
 

Usai mendapat pemaparan dari Bupati dan Direktur RSUD, Oesman Sapta membuka bercerita. Ia pernah meninjau rumah sakit ini,  dua tahun lalu. Setelah dirinya kembali meninjau RSUD ini ternyata pembangunannya belum selesai.
 

“Saya berharap bila saya ke sini lagi semua sudah pindah di sini. Karena saya tahu proses pembangunan rumah sakit ini sudah lama. Saya juga minta manajemen rumah sakit memberikan data hambatan dan sumbatan penyebab rumah sakit ini belum selesai. Sampaikan ke saya, agar bisa segera disampaikan ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes)," kata Oesman.  
Ia akan menyampaikan persoalan ini langsung Mekes, Nila Djuwita F Moeloek. Bagi Oesman, RSUD ini perannya sangat strategis. "Kalau gedung sudah jadi, dokter dan peralatan lengkap, maka masyarakat tidak perlu berobat ke Pontianak atau Kuching Malaysia, tetapi cukup di Sintang saja," tuturnya.

Ia pun sepakat agar pembangunan gedung dan fasilitasnya harus segera diselesaikan. (bob)