Langganan SP 2

Askiman: Semua Stok Sembako Aman

Sintang

Editor sutan Dibaca : 356

Askiman: Semua Stok Sembako Aman
Ilustrasi
SINTANG, SP - Menjelang Natal 2016 dan Tahun Baru 2017, Pemkab Sintang mengadakan sidak. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan terjaminnya berbagai kebutuhan, terutama sembako.

Lokasi pertama yang di sidak adalah Pasar Tradisional Junjung Buih Sintang, kemudian ke agen sembako jalan MT Haryono Km 4 depan SPBU.  Swalayan di depan Tugu Bambu Runcing Sungai Durian, pasar sayur dan  ikan tradisional Sungai Durian, di wilayah Masuka.

Kemudian agen penjualan ikan dan aneka makananan laut, Intan Market, agen Sembako di pinggiran Sungai Durian, dan agen telur di depan SMAN 2. 

“Semua aman, hanya telur yang mengalami kenaikan harga. Setelah kita sidak ke sejumlah pasar dan agen, tidak ada hasil yang begitu signifikan terhadap lonjakan harga. Semua stok cukup, hanya persoalan telur, yang harga dari agen mencapai Rp1.500 per butir,” kata Askiman, Wakil Bupati Sintang.

Saat sidak, Wabup dan tim menemukan toko yang masih menjual barang yang sudah dilarang oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Barang ini  dilarang, karena terbukti mengandung berbagai bahan berbahaya.

“Kita lakukan tindakan persuasif, jika penjual tersebut mengatakan jujur. Namun barang tersebut telah disembunyikan oleh penjual,” paparnya.

Askiman pun meminta Satpol Pamong Praja (PP) berkoordinasi dengan Diseperindagkop, dan pihak kepolisian, agar penjualan barang berbahaya tersebut ditarik.

Kepala Disperindagkop dan UKM Sintang,  Sudarmin mengatakan, makanan yang beredar dan dilarang BPOM adalah  Sosis Ayam Madu. Ia pun meminta penjual yang melakukan pelanggaran dengan sengaja, akan dikenai UU Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Ekspor Impor.

“Kami akan melindungi pembeli yang merupakan masyarakat kecil. Apabila ditemukan adanya berbagai bahan makanan yang tidak sesuai dengan aturannya, harus dimusnahkan,” papar Sudarmin. (nan/mul)