Bupati Sintang Curhat ke Menkominfo

Sintang

Editor sutan Dibaca : 644

Bupati Sintang Curhat ke Menkominfo
Ilustrasi (kominfo.go.id)
SINTANG, SP - Bupati Sintang, Jarot Winarno menyampaikan keluhan ke  Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara,  terkait minimnya jaringan komunikasi di perbatasan,  yang meliputi saluran telepon seluler, siaran televisi, dan radio.  

“Di perbatasan, yaitu Kecamatan Ketungau Hulu dan Ketungau Tengah, hanya bisa digunakan untuk telepon dan sms. Daerah ini belum tersentuh jaringan 3G, sehingga sangat sulit mengakses yang lainnya. Saya kira, sangat penting untuk ditindaklanjuti,” kata Jarot kepada Menkominfo saat mengecek kesiapan operasi Stasiun Monitor Tetap Transportable, Bandara Susilo, di Kantor Pos Sintang
Rabu (28/12).  

Menurut Jarot, selain saluran telepon seluler yang sulit diakses, siaran RRI dan televisi, juga tidak bisa ditangkap di dua wilayah perbatasan tersebut. Semestinya, Pemerintah Pusat (Pempus) menyediakan peralatan penguat siaran. Karena warga perbatasan saat ini hanya bisa menangkap siaran radio dari Malaysia.
 

“Ini ironis, karena semestinya siaran RRI yang didengar dan dinikmati oleh masyarakat perbatasan, namun justru berbagai informasi dari negeri tetangga yang masuk,” tuturnya.
 

Menanggapi keluhan bupati, Rudi berjanji segera membahasnya secara intensif dengan Pempus. Ia pun memastikan bahwa berbagai jaringan komunikasi tersebut, akan bisa diakses dengan baik di Bumi Senentang, terutama di perbatasan. Sebab, arus komunikasi dan informasi, menjadi satu titik penting dalam pembangunan bangsa.
 

“Kita akan segera bahas secara serius, karena perbatasan merupakan beranda depan negara. Informasi dan komunikasi harus dinikmati semua masyarakat secara luas,” ujar Rudi.  (nan/mul)

Baca Juga:
KPID Kalbar Akan Serahkan TV Kabel Tanpa Izin ke Aparat
Hari Ini Gebyar Tugu Khatulistiwa Dimulai
Oesman Sapta dan Wiranto akan Tentukan Sekjen Hanura