Senin, 23 September 2019


Puluhan Tahun, Desa Sungai Tapang Tanpa Listrik

Editor:

sutan

    |     Pembaca: 840
Puluhan Tahun, Desa Sungai Tapang Tanpa Listrik

Ilustrasi

SINTANG, SP - Desa Sungai Tapang, Kecamatan Dedai, Kabupaten Sintang, sangat membutuhkan listrik. Pasalnya, sejak Indonesia merdeka, 71 tahun lalu, kehidupan masyarakatnya masih seperti di masa penjajahan.

“Seperti inilah kondisi desa kami, yang setiap malamnya hanya dihiasi lampu penerangan seadanya, dan kami sudah terbiasa dengan kondisi tanpa listrik seperti ini,” papar Herman Salikin, Kades Sungai Tapang.  

Desa ini terletak di pesisir Sungai Melawi Kecamatan Dedai dengan jumlah penduduk lebih kurang 150 kepala keluarga.
 

Herman mengungkapkan bahwa pemandangan gelap gempita diwilayah yang dipimpinnya sudah dinikmati warganya sejak Indonesia belum merdeka. Pihaknya, sudah berulang kali menyampaikan proposal kepada pemerintah dan pihak PT PLN Sintang, namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda realisasinya.
 

“Terakhir kita juga mengajukan langsung kepihak PLN untuk permohonan pembangunan jaringan masuk ke Desa Sungai Tapang,“ jelasnya.  

Satu di antara warga Desa Sungai Tapang, Otong Sabarudin menuturkan bahwa, Bupati Sintang sudah pernah menyampaikan terkait dengan pembangunan jaringan listrik  masuk ke Desa Sungai tapang.
 

“Saat Bupati meresmikan Puskesmas, juga sudah menyampaikan terkait dengan masuknya jaringan listrik ke desa sungai tapang, tapi sepertinya belum ada tanda-tanda realisasinya,” terangnya.  

Sementara itu, Manager PT  PLN Sintang, Pamuji Iriawan ketika ditanya mengatakan permohonan pengajuan pembangunan jaringan listrik di Desa Sungai Tapang sudah ada dan sudah ditindaklanjuti. Rencananya,  pembangunan jaringan akan dilaksanakan pada 2017.  

“Kalau untuk pengajuan dari pemerintah setempat sudah ada masuk kepada kami dan sudah kami tindak lanjuti, kami akan segera realisasikan,“  kata Pamuji. (nak/mul)

Baca Juga:
Keluarga Korban Pelecehan Seksual Ancam Upaya Hukum Sendiri
Pedagang Pakaian di Pasar Besar Sambas Berbenah
Aparat di Singkawang Cegah Peredaran Tembakau Gorila