Damkar Sintang Maksimalkan Peran

Sintang

Editor Kiwi Dibaca : 628

Damkar Sintang Maksimalkan Peran
ilustrasi
SINTANG, SP - Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Sintang, FX Murnianto menerangkan, hingga kini instansinya masih kekurangan personel. Selain itu, sarana dan prasarana pemadam kebakaran juga belum memadai.  

Damkar, kata Murnianto hanya memiliki 40 personel yang bersertifikasi tingkat nasional dan terlatih. Adapun kendaraan operasional untuk pemadaman kebakaran terbilang sudah tua, karena pengadaannya mayoritas dilakukan pada 1998.  

“Kita hanya punya satu mobil baru. Mobil penyemprot berkekuatan besar juga satu unit, mobil tanki ada empat unit. Tidak semuanya dalam kondisi prima. Ada lima mobil penyemprot kecil, dua di antaranya rusak,” kata Murnianto, beberapa waktu lalu.  

Kendati dalam kondisi terbatas, Murnianto berupaya memberikan pelayanan keselamatan yang maksimal untuk masyarakat, terutama saat musibah kebakaran. Termasuk saat ada Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).  

“Kami terus berupaya maksimal. Pengadaan mobil Damkar biayanya tidak sedikit dan begitu besar. Sementara Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah(APBD) Sintang cukup kecil. Kami sadar bukan untuk Satpol PP dan Damkar saja, banyak pertimbangan lainya,” paparnya.    

Sadar akan keterbatasan sarana dan prasarana serta personel, pihaknya bekerjasama dengan Damkar Swasta yakni Buru Sergap Api (Busera) Sintang. Peralatan Busera dipandang sangat prima. Ketika ada musibah kebakaran, Busera memback-up. Untuk Karhutla, pihaknya bekerjasama dengan Manggala Agni.  

“Kami punya dua Pos Damkar. Satu di kantor dan satu di seberang, yaitu wilayah Sungai Durian. Kami tempatkan personel di semua pos untuk antisipasi. Ini upaya melayani masyarakat Kota Sintang saat terjadi musibah kebakaran yang tidak bisa diketahui kapan terjadinya dan siapa yang menjadi korban,” pungkas Murnianto. (nak/mul)