Jemaah Haji Sintang Siap Berangkat

Sintang

Editor Kiwi Dibaca : 341

Jemaah Haji Sintang Siap Berangkat
ilustrasi
SINTANG, SP - 124 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Sintang, dipastikan siap berangkat menunaikan ibadah ke Tanah Suci Mekkah. Pada 2017, Kabupaten Sintang mendapay tambahan kuota JCH, dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.  

Penambahan kuota ini, kata Plt Kepala Kantor Kementrian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Sintang, Anuar Akhmadi, patut disukuri. Karena pada tahun sebelumnya, kuota yang tersedia tidak sebanding dengan JCH yang ingin berangkat.   “Alhamdulillah, pada musim haji 1438 H, kita dapat tambahan. Semoga tidak ada perubahan lagi,” ujar Akhmadi.

  Penambahan JCH untuk Kabupaten Sintang, cukup signifikan, mengingat empat tahun terakhir,  atau sejak 2013-2016, kuota haji Sintang hanya 103 orang. Dan pada 2017, Sintang mendapat kuota 138 orang, namun yang siap berangkat 124 JCH.   “Penambahan ini merupakan program nasional, karena Indonesia secara keseluruhan dapat penambahan kuota sekitar 10 ribu orang,” paparnya.   Sedikitnya kuota JCH pada tahun-tahun sebelum, kata Akhmadi, merupakan dampak dari kebijakan Pemerintah Arab Saudi, yang memotong kuota haji Indonesia, sekitar 20 persen.   

Lebih lanjut Akhmadi mengatakan, dari 138 dan yang berangkat hanya 124, dikarenakan faktor biaya. Menurutnya, ada 14 JCH yang tidak bisa berangkat, karena belum melunasi Ongkos Naik Haji (ONH).   “Kuota tidak terpenuhi, karena berbagai sebab, di antaranya informasi penambahan kuota terbilang baru, ada JCH yang sakit, kendala ekonomi, temrasuk pelunasan ONH,” kata Akhmadi.  

“Tahun ini masih transisi. Sebelumnya, kekurangan JCH 2017, kita tarik dari daftar tunggu JCH 2018. Namun, hanya 124 yang bisa berangkat,” lanjutnya.   Sementara 14 kuota tersisa, tidak bisa dikembalikan ke kabupaten, dan jadi kuota provinsi. Pembagiannya tergantung nomor urut porsi. Kemudian, tutur Akhmadi, Sintang tidak kebagian kuota lagi, dikarenakan faktor nomor urut porsi yang muda.  

“Di Kalbar ada enam kloter, dan 124 JCH Sintang tergabung di Kloter 13, bersama JCH Kabupaten Kapuas Hulu, Bengkayang, dan Singkawang,” ujarnya.   Insya Allah, kata Akhmadi, JCH berangkat dari Sintang ke Pontianak, pada 9 Agustus. Dari Pontianak ke Batam pada 10 Agustus. “Sementara dari Embarkasi Batam ke Madinah, pada 11 Agustus, karena termasuk gelombang satu,” pungkasnya. (nak/mul)

Komentar