Jarot Tinjau Pembangunan Sarana Air Baku

Sintang

Editor Tajil Atifin Dibaca : 524

Jarot Tinjau Pembangunan Sarana Air Baku
TINJAU LOKASI - Bupati Sintang, Jarot Winarno tampak melihat aliran sungai tempat dibangunnya lokasi sarana air baku untuk wilayah kkecamatan Serawai yang terletak di kaki bukit sada,
SINTANG, SP - Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan bahwa keberadaan air baku di Kecamatan Serawai yang saat ini sedang di bangun sarana dan prasarananya sangat penting untuk memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah tersebut.

“Ini debit airnya kurang lebih 400 liter perdetik, kemudian dengan bendungan yang kita buat semua di tampung di reservoar, ini tempatnya di sistem instalasi pengolahan air minum yang udah ada.

Dari situ baru kita distibusikan kerumah rumah atau ke KK yang ada,” ujar Jarot saat meninjau pembangunan sarana dan prasarana air baku di kaki bukit sada. kilometer 10 Kecamatan Serawai, Rabu (11/10).


Dijelaskan Jarot bahwa untuk pengelolaan air baku Kecamatan Serawai ini dilakukan oleh balai SDA dan bukan melalui cipta karya. “Kalau balai SDA yang mengambil air bakunya dari bendungan, kemudian dari reservoar mendistrubusikan kerumah-rumah itu tanggung jawab dari cipta karya dan pengelolaannya baru PDAM,” tuturnya.

Jarot menambahkan pembangunan saran dan prasarana ini merupakan miniatur pembangunan kebutuhan air bersih untuk projek yang lebih besar lagi, yakni pembangunan sarana dan prasarana air baku dari kaki bukit saran yang terletak di wilayah Kecamatan Sepauk. Pengawas lapangan Kementrian PUPR dari SDA Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pembangunan Sarana dan Prasarana Air Baku Kecamatan Serawai, Ade Kasehan, mengatakan anggaran pembangunan sarana dan prasaran air baku kecamatan serawai ini bersumber dari APBN murni tahun 2017.  

"Anggara sebesar Rp.13.971.246.000,00 dengan waktu pelaksanaan 206 hari kalender yang dimulai sejak 22 mei 2017 lalu. Saat ini pembangunanya sudah mencapai 50%," katanya.
 

Masalah yang dihadapi, dikatakannya adalah kendala cuaca, karena bisa dilihat sendiri di lokasi kalau sudah musim hujan, dua hari baru bisa menaikan material. Untuk material ini jelas Ade, sepenuhnya disuplai langsung dari serawai.
“Sementara untuk viva kita sudah pasang dari jalan tani sampai ke simpang Ambalau, dan sekarang kita melanjutkan ke rumah sakit lalu langsung kantor camat serawai. Untuk viva gift akan di pasang dalam waktu dekat,” pungkasnya. (nak/pul)  

Komentar