Pemkab Sintang Konsen Membangun Rumah Ibadah

Sintang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 53

Pemkab Sintang Konsen Membangun Rumah Ibadah
TINJAU - Wabub Sintang Askiman saat meninjau progres pembangunan Gereja GKE, Askiman mengaku pembangunan rumah ibadah akan menjadi perhatian pihak Pemkab Sintang termasuk memperjuangkan pembangunan Masjid Raya. (SP/Nana)

Kabupaten Tua Yang Belum Punya Masjid Raya


Kabupaten Sintang merupakan salah satu kabupaten tertua yang ada di Kalimantan Barat. Namun sayang, meski sudah cukup lama keberadaan Kabupaten Bumi Senentang tersebut, tapi belum juga memiliki masjid raya.

SP - Wakil Bupati Sintang, Askiman menilai, seharusnya Kabupaten Sintang sudah memiliki masjid raya. Jika dibandingkan dengan Kabupaten Sekadau yang  baru mau tiga periode bupati, mereka sudah memiliki masjid raya.

"Kabupaten Sintang ini adalah kabupaten yang tua dan sudah lama berdiri, tetapi sangat lucu kita tidak memiliki masjid raya," ujar Askiman saat ditemui Suara Pemred usai meninjau progres pembangunan gereja GKE, Jalan PKP Mujahidin Kota Sintang, Rabu (6/12).

Saat ini kata Askiman pihak Pemkab Sintang sangat konsen untuk pembangunan rumah ibadah, tidak hanya untuk gereja kristen tapi untuk gereja katolik, demikian pula dengan masjid. 

"Untuk pembangunan masjid sekarang masih dalam rangka negosiasi, pembahasan dengan bupati, mana yang pantas untuk dikembangkan. Ada juga tawaran dari tokoh masyarakat muslim yang akan dikembangkan adalah masjid Al-Amin," katanya.

Tapi kata Askiman, dirinya lebih menyarankan kalau memiliki lokasi yang baru dan tanah yang baru, supaya lebih luas untuk pembangunan masjid yang diinginkan tersebut. 

Akiman mengatakan Pemkab akan memberikan daya dukung yang maksimal untuk membangun masjid raya, sama dengan memperhatikan gereja katedral yang ada, gereja GKE yang saat ini sedang dibangun, lalu tahun depan juga ada gereja GPSK dan Kristen Centre akan dibagun.

"Nanti Islamic Centre juga akan kita bangun. Kaperhatian pemerintah sangat besar untuk bidang keagamaan, karena itu menjadi bagian dari visi-misi Pemkab Sintang  periode 2016-2021," jelasnya.

Dulu juga sebelum dirinya menjabat sebagai wakil Bupati pernah ada wacana akan dibangun masjid raya dilokasi tanah milik TNI AD, yang ada di dekat tugu BI, yang berada di pusat kota. Namun hingga kini belum juga ada kejelasan akan hal itu. 

"Karena itu pernah diwacanakan, pernah diukur, pernah ada juga tim yang datang untuk investigasi lapangan. Namun  tindak lanjutnya ndak tau, apa yang ada pada sat itu sehingga belum terealisasi," katanya.

Nantinya lanjut Askiman dirinya akan berupaya bagaimana caranya agar bisa bertemu dengan Panglima TNI yang baru guna melobi tanah tersebut supaya agar bisa ditukar dengan tanah milik MUI yang ada di wilayah seberang. (nana arianto/pul)