Peletakan Batu Pertama Gereja Santa Teresia Kecil Paroki Nobal, Karolin Puji Keberanian Warga

Sintang

Editor K Balasa Dibaca : 363

Peletakan Batu Pertama Gereja Santa Teresia Kecil Paroki Nobal, Karolin Puji Keberanian Warga
Karolin bersama warga saat peletakan batu pertama gereja, Selasa (30/1). (ist)
SINTANG, SP - Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik Republik Indonesia (PP PKRI), Karolin Margret Natasa hadir dalam Peletakan Batu Pertama Gereja Santa Teresia Kecil Paroki Nobal, Desa Nobal, Kecamatan Sungai Tebelian, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, Selasa (30/1).

Dalam sambutannya, Karolin bercerita, dalam membangun gereja, yang paling sulit adalah di awalnya. Tak sedikit pihak yang maju mundur. Namun ketika sudah membulatkan tekad, memberanikan diri, maka selanjutnya akan mudah.

"Keberanian masyarakat Nobal hari ini patut kita syukuri dan patut kita jaga serta pelihara," ucapnya.

Ketua PP PKRI yang juga Bupati Landak ini mengajak pembangunan manusia melalui gereja. Gereja harus jadi tempat mendidik, dan meningkatkan kualitas dan kehidupan manusianya. Harmonis dengan sesama dan alam sekitar.

"Semoga dengan kehadirian gereja ini kedamaian, ketenangan, kebersamaan dan gotong-royong dari masyarakat Sungai Tebelian tetap terjaga dan terpelihara dengan harmonis," inginnya.

Uskup Sintang, Mgr Samuel Oton Sidin, OFM Cap mengatakan untuk membangun sebuah gedung perlu pondasi yang kokoh. Bukan hanya secara fisik tetapi juga dalam diri yakni kebersamaan. Maka jadi tanggung jawab bersama untuk mengisi gereja dengan cinta kasih dan kebersamaan sebagai orang Katolik.

"Tantangan kita ke depan adalah ketika gereja ini berdiri, bagaimana menjadikan gereja ini sebagai rumah kita bersama dan rumah Allah," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Gereja, Willyam James mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan dukungan semua pihak.

Dia berharap gereja ini bisa selesai dengan kebersamaan.

"Kehadiran semua pihak di sini merupakan bukti kepedulian bersama. Selaku ketua panitia pembangunan, saya berharap dukungan dari seluruh masyarakat agar gereja kita dapat diselesaikan," pungkasnya. (bls)