Desa Terisolir Akan Dibukakan Jalan, Pemda Anggarkan Rp11 Miliar

Sintang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 210

Desa Terisolir Akan Dibukakan Jalan, Pemda Anggarkan Rp11 Miliar
Sebuah kendaraan roda empat terlihat amblas ketika melintasi infrastruktur jalan di Kecamatan Binjai Hulu.
Kepala Bidang Jalan Desa Dinas PU Kabupaten Sintang, Suryadi 
"Dana itu diperuntukan bagi pembangunan jalan antar desa, yang selama ini belum terkoneksi akses transportasi. Jadi kami akan membuka jalan baru antar desa yang belum memiliki akses konektivitas"

SINTANG, SP - Banyak desa di Kabupaten Sintang yang terisolir, hal tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah (Pemda) setempat. Karena itulah, tahun ini Pemda Sintang akan membangun jalan antar desa untuk membuka konektivitas antar desa yang masih terisolir tersebut.

Kepala Bidang Jalan Desa Dinas PU Kabupaten Sintang, Suryadi mengatakan, Pemda Sintang mendapat DAK dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi sebesar Rp2,9 miliar.  

"Dana itu diperuntukan bagi pembangunan jalan antar desa, yang selama ini belum terkoneksi akses transportasi. Jadi kami akan membuka jalan baru antar desa yang belum memiliki akses konektivitas,” ujarnya, Selasa (6/3).

Dikatakan Suryadi, dana sebesar Rp2,9 miliar ini disebar di 3 kecamatan, yakni Kecamatan Ambalau, Serawai dan Kayan. Selain dari DAK, pembangunan jalan antar desa juga dianggarkan dari DAU sebesar Rp8,1 miliar. Anggaran dari DAU ini disebar ke seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Sintang.

“Kalau dari DAU, lebih diarahkan untuk peningkatan jalan antar desa, yang tadinya rusak atau masih jalan tanah, akan diperbaiki,” katanya.

Tahun 2017 lalu, Suryadi mengatakan, Pemkab Sintang juga mendapatkan DAK untuk pembangunan jalan antar desa, khususnya bagi desa yang masih terisolir.

"Sejumlah desa yang masih terisolir di antaranya Desa Lingkar Bukit Rabung dan Desa Sungai Kelik di Kecamatan Ketungau Hulu akibat tidak tersedianya infrastruktur," kata Suryadi.

Selain di Ketungau Hulu, di Kecamatan Kayan Hulu juga masih terdapat desa yang sangat terisolir, di antaranya Desa Tanjung Biru, Kecamatan Kayan Hulu. Sedangkan di Kecamatan Serawai, Desa Baras Senabung juga masih terisolasi, karena tidak ada akses jalan darat menuju desa itu. 

"Akses jalan darat dari Serawai ke Desa Baras Senabung sepanjang 18 kilometer juga dibangun. Untuk pembangunan jalan antar desa ini, Pemkab Sintang telah menyiapkan anggaran sebesar Rp11 miliar di tahun lalu," kata Suryadi.

Bupati Sintang, Jarot Winarno menegaskan, komitmennya untuk mengatasi kegawatdaruratan infrastruktur yang dialami Kabupaten Sintang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang berkomitmen membangun infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan dan lainnya.

“Saya tegaskan Pemkab Sintang berkomitmen membangun wilayah Kabupaten Sintang, sesuai enam prime mover atau faktor penggerak utama,” kata Jarot. 

Tidak hanya membangun dari wilayah pinggiran dan mengatasi kegawatdaruratan infrastruktur dasar, Pemkab Sintang juga fokus berupaya memaksimalkan hilirisasi produk, percepatan listrik masuk desa, penataan wilayah dan reformasi birokrasi.

“Saya minta masyarakat masyarakat tetap bersabar. Pemkab Sintang berupaya mencari solusinya,” pungkasnya.

Siap Kawal Hasil Musrenbang


Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Jeffray Edward mengharapkan seluruh stekholder dapat merencanakan segala program dan usulan yang prioritas pada 2018. Ia menyatakan siap mengawal hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), yang merupakan arah kebijakan, melalui proses berjenjang.   

“Kita siap mengawal segala usulan yang muncul dalam Musrenbang tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten. Kita siap kawal segala usulan prioritas,” katanya.

Dikatakannya, usulan prioritas yang dihasilkan Musrenbang, tingkat desa maupun kecamatan adalah persoalan infrastruktur jalan dan jembatan. Sebab, terdapat beberapa daerah yang memang kondisi infrastrukturnya belum terbangun dengan baik.

“Infrastruktur jalan dan jembatan paling utama. Ada beberapa daerah yang masih belum terbangun dengan baik. Dan semua lini tidak ada yang kita tinggalkan. Akan kita kawal semua,” pungkasnya. (tra/pul)