Orangtua Mesti Mengontrol Anaknya yang Masih Pelajar

Sintang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 113

Orangtua Mesti Mengontrol Anaknya yang Masih Pelajar
Ilustrasi. Net
SINTANG, SP - Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Yustinus meminta, orangtua harus lebih ketat mengontrol anaknya yang masih pelajar.

Menurutnya, orangtua punya peran yang besar dalam membina karakter anak. Karena anaknya sebagai pelajar itu hanya sekian jam saja di sekolah. Tapi sayangnya, masih banyak orangtua yang seringkali melupakan pendidikan karakter dan agama kepada anaknya. 

“Padahal pendidikan karakter dan agama ini harus ditanamkan oleh orangtua kepada anaknya. Saya sedih sekali jika ada orangtua yang kurang perhatian pada anaknya,” ujarnya, kemarin.

Ia mengaku heran masih banyak orangtua yang seringkali membiarkan anaknya yang masih pelajar keluar di malam hari. “Mereka membiarkan anaknya yang masih pelajar itu nongkrong di cafe-cafe hingga larut malam. Inikan aneh,” katanya.

Ia pun meminta ada ketegasan dari Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menertibkan jam buka warnet dan cafe-cafe yang ada. Dia mempertanyakan pengaturan jam tutup warnet dan cafe-cafe tersebut.

“Sampai jam berapa warnet dan cafe itu dibiarkan buka,” tanyanya.

Dia menilai, akibat banyaknya warnet dan cafe yang buka hingga larut malam inilah, para pelajar akhirnya nongkrong di situ hingga larut malam juga.

“Saya minta harus ada batasan jam buka warnet dan cafe ini, agar pelajar lebih memanfaatkan waktu mereka untuk belajar di rumah dibanding nongkrong di cafe,” desaknya.

Dia menegaskan, orangtua juga punya peran utama untuk mendidik anak-anaknya. Jangan orangtua sedikit-sedikit menyalahkan Dinas Pendidikan dan sekolah jika anaknya tersangkut masalah di luar jam sekolah.

“Apa kami harus menjadi detektif yang mengawasi pelajar 24 jam. Itu tidak mungkin. Tugas orangtualah untuk mengontrol semua kegiatan anaknya di luar rumah,” tegasnya. (tra/pul)