Drainase Kota Sintang Tak Terawat

Sintang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 130

Drainase Kota Sintang Tak Terawat
BANJIR - Wakil Bupati Sintang, Askiman saat meninjau salah satu jalan yang tergenang air saat banjir. Banjir tersebut diakibatkan drainase yang buruk akibat tidak terawat. (Dok SP)
SINTANG, SP - Drainase Kota Sintang tidak terawat. Akibatnya, sejumlah drainase sering mengalami penyumbatan ketika hujan deras terjadi. Beberapa ruas jalan pun menjadi tergenang setiap kali hujan deras mengguyur kota ini.

Plt Kepala Dinas Permukiman dan Perumahan Rakyat Kabupaten Sintang, Zulkarnain mengatakan, drainase memang idealnya harus sering dibersihkan. Namun, sampai saat ini Pemkab Sintang belum memiliki petugas untuk membersihkan drainase. 

“Saya rasa kita butuh petugas khusus untuk membersihkan drainase. Tugasnya seperti petugas kebersihan,” kata Zulkarnain, Rabu (28/3).

Menurut Zulkarnain, belum adanya petugas khusus pembersih drainase membuat drainase di Kota Sintang banyak yang sumbat. Drainase mengalami sumbat akibat tumpukan sampah plastik.

“Kalau sudah musim hujan, drainase menjadi tidak mampu menampung air, sehingga meluap menggenangi jalan,” katanya. 

Dikatakan dia, setiap drainase tersumbat, pihaknya menggandeng petugas kebersihan atau regu pemadam kebakaran. Setiap kali dibersihkan, tumpukan sampah dalam parit bisa mencapai satu truk. 

"Kondisi drainase di Kota Sintang pun sempit. Sebagian juga tertutup halaman bangunan ruko. Saya sudah sering menyurati pemilik bangunan agar parit tidak ditutup. Tapi masih sering diabaikan,” kata dia.

Dalam Kota Sintang, genangan terdapat di sembilan titik. Lokasinya sudah terpetakan, termasuk pemicu. Kajian sudah lengkap dalam mengatasinya.

"Hanya saja masih terkendala pembiayaan. Drainase memang sudah mendesak dibenahi,” katanya.

Ia mengatakan, tahun 2018 juga akan dilakukan pembangunan drainase di ruas jalan Lintas Melawi. Pembiayaan dari Pemprov Kalbar. Dibangunnnya drainase pada ruas jalan tersebut diharapkan mampu mengatasi genangan. (tra/pul)