Sekda Ajak Perempuan Bangun Kesetaraan Gender, Nyalakan Perjuangan Hentikan Diskriminasi

Sintang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 61

Sekda Ajak Perempuan Bangun Kesetaraan Gender, Nyalakan Perjuangan Hentikan Diskriminasi
HARI KARTINI – Sekda Sintang, Yosepha Hasnah memeberikan ucapan selamat kepada peserta yang hadir dalam acara puncak peringatan hari Kartini ke-139 di Pendopo kompleks rumah dinas Bupati Sintang, kemarin. (Humas)
Sekda Sintang, Yosepha Hasnah
"Hal ini jauh lebih terhormat dan bermartabat dibandingkan jika menunggu belas kasihan pihak lain"

SINTANG, SP – Sekretaris Daerah Sintang, Yosepha Hasnah mengajak seluruh perempuan di Kabupaten Sintang untuk membangun kesadaran tentang kesetaraan gender.

“Semoga dengan mengenang Kartini, kita dapat termotivasi untuk meneguhkan kiprah kaum perempuan dalam proses pembangunan nasional,” kata Yosepha, saat memberikan sambutan di acara puncak peringatan hari Kartini ke- 139 di Pendopo kompleks rumah dinas Bupati Sintang, kemarin.

Dikatakan dia, para wanita harus terus menyalakan perjuangan untuk menghentikan segala bentuk diskriminasi, ekspoitasi, kekerasan dan pelecehan seksual, yang terjadi di masyarakat. 

Yosepha mengajak perempuan di Kabupaten Sintang untuk bersungguh-sungguh membangun kesejahteraan dan pemberdayaan perempuan haruslah diperjuangkan oleh kaum perempuan.

“Hal ini jauh lebih terhormat dan bermartabat dibandingkan jika menunggu belas kasihan pihak lain,” katanya.

Dikatakan Yosepha, perempuan juga butuh jaringan yang kuat agar bisa berdampak besar. Sehingga dibutuhkan kerja sama.

“Ikutllah dalam kegiatan politik praktis agar kita dapat mempengaruhi kebijakan publik yang berpihak bagi kaum perempuan," katanya.

Yosepha menyampaikan apresiasinya pada Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Sintang dalam berbagai inisiasinya dalam memajukan perempuan-perempuan di Kabupaten Sintang.

Dalam peringatan Hari Kartini ini, warna-warni kebaya dan jarik melenggok gemulai di Pendopo Bupati Sintang. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kabupaten Sintang. Panitia mengusung tema, 'Maju terus perempuan Indonesia, wujudkan cita-cita Kartini'. 

Nursyamsiah, Ketua Panitia Peringatan Hari Kartini mengatakan, kenangan akan Raden Ajeng Kartini mengingatkan para perempuan Indonesia, tentang perjuangan untuk mendapatkan hak fasilitas pendidikan, dan mengemukakan pendapat. Pihaknya, pada tahun 2018 ini mengadakan beberapa rangkaian kegiatan bersama seluruh organisasi perempuan yang ada di Kabupaten Sintang.

“Kita mengadakan seminar Asi Ekslusif, lomba fashion show khusus untuk para anggota yang big, dan lomba minuman herbal yang segar, serta mengadakan acara puncak peringatan pada hari ini,” kata Nur. 

Dikatakan dia, kaum perempuan harus dapat menjalankan perannya sebagai ibu, yang memberikan ASI ekslusif pada 1.000 hari pertama kehidupan.

Menurutnya, rangkaian kegiatan peringatan hari Kartini ini mendorong para wanita untuk selalu bersyukur atas nikmat sehat dan dapat semakin cerdas. Diharapkannya, para perempuan dapat memeberikan manfaat bagi keluarga dan lingkungannya.

“Hendaknya kita semua bersemangat untuk maju terus mewujudkan cita-cita Kartini,” tutup Nur.

Tak Lupa Kodrat

Pimpinan GOW Sintang, Sriwani mengatakan, peringatan hari Kartini bukan hanya sebagai ajang renufikasi dengan berbagai seremoni yang meriah.

“Tapi paling penting kita harus memahami kisah hidupnya, gerakan perjuangannya, semangat perjuangan dan pemikirannya, tentang feodalisme, poligami dan pendidikan,” katanya. ”

Menurut dia, di era globalisasi, kiprah perempuan sudah tidak lagi perlu diragukan. Hampir di semua sektor, ada sosok perempuan yang mewakili kaumnya. Namun hal tersebut tidaklah boleh membuat perempuan lupa akan kodratnya.

“Setinggi apapun kita sekolah, kita tetap seorang ibu, seorang pendamping bagi suami, sebagai pelindung, pendidik bagi anak-anak kita,” pesannya. 

Menurut dia, perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk kualitas penerus bangsa.

“Marilah kita warisi perjuangan Kartini dengan meningkatkan diri di segala bidang, untuk kemaslahatan umat, baik yang dilaksanakan secara mandiri maupun melalui organisasi,” ujarnya.

Kegiatan ini juga mengadakan lomba fashion show ‘Big is Beautyful’ dan lomba kreasi minuman herbal yang menyegarkan. Lomba ini diikuti oleh perwakilan 25 organisasi yang terhimpun dalam GOW. (tra/jee)