Harga Elpiji Subsidi Melambung Tinggi, Pertabung Dijual Seharga Rp27 Ribu

Sintang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 121

Harga Elpiji Subsidi Melambung Tinggi, Pertabung Dijual Seharga Rp27 Ribu
SIDAK – Wakil Bupati Sintang, Askiman melakukan inspeksi mendadak di pangkalan elpiji tiga kilogram. Askiman mengingatkan pemilim pangkalan untuk tidak menjual elpiji tiga kilogram di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan. (Humas)
Warga Sintang, Dwi
"Harga elpiji tiga kilogram, kalau di warung-warung sangat mahal. Di Masuka, harganya sampai Rp27 ribu pertabung"

SINTANG, SP - Sejumlah warga di Kota Sintang mengeluhkan tingginya harga elpiji tiga kilogram yang dijual pengecer. Salah seorang warga Kelurahan Masuka Dwi, mengatakan dalam seminggu terakhir, harga elpiji tiga kilogram di pengecer sangat tinggi yakni mencapai Rp25 ribu sampai Rp27 ribu pertabung.

“Harga elpiji tiga kilogram, kalau di warung-warung sangat mahal. Di Masuka, harganya sampai Rp27 ribu pertabung,” keluhnya, Selasa (5/6).

Karena tingginya harga jual, Dwi terpaksa rela mengantre untuk mendapatkan elpiji di pangkalan. “Kalau di pangkalan harga elpiji 3 kg Rp17 ribu pertabung,” katanya.

Untuk membeli elpiji tiga jilogram di pangkalan, Dwi harus rela mengantre dua sampai tiga jam lamanya dan hanya diperbolehkan membeli satu tabung gas saja. 

Keluhan sama disampaikan Yanti, warga Baning Sintang. Dia mengaku, saat ini sangat sulit mendapatkan gas elpiji tiga kilogram. Sebab di sejumlah pengecer, gas elpiji tiga kilogram sering kali kosong. Sementara, jika harus membeli gas ke pangkalan, Yanti mengaku sangat repot karena jaraknya yang jauh. 

Yanti berharap, Pemkab bisa mengontrol harga gas elpiji tiga kilogram di pengecer, agar tidak terlalu mahal, dan stoknya selalu ada.

Lakukan Pemeriksaan Mendadak

Wakil Bupati Sintang, Askiman bersama Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Sintang, Sudirman menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah pusat perbelanjaan, Selasa (5/6). Dalam sidak itu, Askiman juga mendatangi salah satu pangkalan elpiji di Kota Sintang.

Wakil Bupati Sintang, Askiman mengatakan, harga elpiji tiga kilogram yang dijual di pangkalan masih memenuhi harga standar, yakni Rp17 ribu pertabung.

Dikatakan Askiman, tim Pemkab Sintang akan memantau ke lapangan, untuk mencari tahu ada tidaknya pengecer menjual elpiji tiga kilogram dengan harga yang sangat mahal.

Karena penjualan gas elpiji tiga kilogram yang disubsidi pemerintah untuk masyarakat miskin pemerintah tidak boleh dijual dengan harga mahal. “Menjual elpiji tiga kilogram harus sesuai HET yang ditentukan,” katanya.

Askiman mengimbau, agar masyarakat tidak membeli elpiji tiga kilogram di pengecer. Tapi sebaiknya membeli langsung ke pangkalan. Dia juga meminta pangkalan dapat melayani semua masyarakat.

“Untuk pengecer yang menjual elpiji tiga kilogram dengan harga sangat tinggi, tim akan turun ke lapangan untuk mengendalikan harganya,” kata Askiman. (tra/jee)