Masyarakat Perbatasan Keluhkan Kondisi Jalan

Sintang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 101

Masyarakat Perbatasan Keluhkan Kondisi Jalan
JALAN RUSAK – Kendaraan membawa barang terperosok saat melintas di jalan rusak yang dikeluhkan oleh warga di empat kecamatan di Kabupaten Sintang. Sejumlah pihak berkoordinasi untuk memperbaiki jalan. (Ist)
SINTANG, SP - Masyarakat dari empat kecamatan yang berbatasan dengan Malaysia di Kabupaten Sintang, seperti Ketungau Hulu, Ketungau, Tengah dan Ketungau Hilir dan Binjai Hulu mengeluhkan rusaknya jalan di wilayah mereka.

Kerusakan jalan yang terjadi sangat parah. Bahkan memutus transportasi darat pada empat kecamatan tersebut.

Camat Ketungau Hulu, Asmidi mengatakan titik yang terjadi kerusakan mulai dari Sungai Risap, Binjai Hilir, Binjai Hulu, Mensiku, Dak Jaya dan jalan Simba yang mengalami banjir.

“ Hari ini kita mengevaluasi kesepakatan penanganan jalan atas kesepakatan bersama pihak perusahaan sawit. Jalan yang paling parah berada di Binjai Hulu. Sementara arah Ketungau masih aman,” katanya, Selasa (5/6) siang

Ia berharap, dalam rapat koordinasi bersama pihak perusahaan dan pemerintah, dapat memperlancar perbaikan jalan di wilayah tersebut.

Menurut dia, kerusakan jalan ini merupakan  jalan yang menjadi tanggung jawab Pemprov Kalbar, yakni mulai jalan Sintang sampai  Dusun  Semubuk di wilayah Kecamatan Ketungau Hilir.

“Kerusakannya cukup parah, dan perlu secepatnya dikoordinasi dengan Pemerintah Provinsi untuk perbaikan jalan itu," kata dia.

Rapat Koordinasi Penyelesaian Perbaikan Jalan antar kecamatan di jalur Ketungau di Balai Pegodai, Rumah Dinas Wakil Bupati Sintang  dipimpin  Wakil Bupati Askiman. Rapat ini dihadiri Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perkebunan, pimpinan perusahaan perkebunan, serta camat, diantaranya Camat Ketungau Hulu, Camat Ketungau Tengah dan Camat Ketungau Hilir. (tra/jee)