500 Personil Amankan Idulfitri, Pemudik Diimbau Lebih Waspada

Sintang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 96

500 Personil Amankan Idulfitri, Pemudik Diimbau Lebih Waspada
GELAR PASUKAN – Kapolres Sintang, AKBP Sudarmin bersama Bupati Sintang, Jarot Winarno saat melakukan pengecekan personil yang nantinya diturunkan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat. (Ist)
Kapolres Sintang, AKBP Sudarmin
"Kendaraan harus dalam kondisi layak saat akan digunakan untuk mudik maupun balik. Pengendara tidak boleh mengendarai kendaraannya dalam kondisi mengantuk"

SINTANG, SP - Sebanyak 500 personil Polres Sintang dikerahkan untuk mengamankan perayaan Idulfitri 2018. Ratusan personil tersebut dikerahkan dalam operasi ketupat.

Kapolres Sintang, AKBP Sudarmin usai gelar pasukan operasi ketupat di Mapolres Sintang, Rabu (6/6) mengatakan gelar pasukan yang dilakukan untuk mengecek kesiapan personil dan sarana prasarana yang ada.

Dalam operasi ketupat ini, tempat-tempat yang rawan kemacetan selama arus mudik maupun arus balik akan menjadi perhatian Polres Sintang. Di titik-titik rawan macet akan ditempatkan anggota untuk mengatur lalu lintas. Selain itu, tim Satgas Pangan juga sudah melakukan pengecekan stok dan harga pangan di pasaran. 

Sudarmin mengimbau, masyarakat yang ingin melaksanakan mudik Idulfitri, jangan lupa untuk mengecek rumah yang ditinggalkannya.

“Kompor harus dibuka dari selangnya, listrik dipadamkan dan pintu digembok. Jangan lupa rumah dititipkan oleh tetangga yang tidak pulang mudik,” pesannya.

Selain itu, pemudik harus mengecek kondisi kendaraan yang akan digunakan untuk mudik Idulfitri dan memperhatikan kondisi fisik tubuh saat berkendara.

“Kendaraan harus dalam kondisi layak saat akan digunakan untuk mudik maupun balik. Pengendara tidak boleh mengendarai kendaraannya dalam kondisi mengantuk,” pesannya lagi.

Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan, selama libur Idulfitri, Pemkab Sintang mulai dari Damkar, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP akan dikerahkan untuk membantu memberikan pelayanan pada masyarakat yang melaksanakan mudik.

“Kami juga sedang mengatur dokter yang bertugas di puskesmas dan rumah sakit untuk tetap bertugas selama libur Idulfitri,” ujar Jarot.

Penugasan dokter di puskesmas dan rumah sakit menurut Jarot dilakukan karena mengingat panjangnya waktu libur Idulfitri sehingga diperlukan antisipasi tenaga medis di setiap tempat pelayanan kesehatan.

“Mereka harus susun tim agar rumah sakit dan puskesmas tidak boleh kosong dokter,” katanya.

Patroli ke Pemukiman Warga

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Sintang, Martin Nandung mengatakan telah menyiapkan anggota untuk membantu kepolisian mengamankan perayaan Idulfitri.

“Kami akan melakukan patroli ke pemukiman warga selama liburan,” katanya.

Selain anggota Sat Pol PP, petugas pemadam kebakaran (Damkar) juga akan disiapkan 24 jam untuk antisipasi.

“Personil Damkar standby selama libur Idulfitri,” ujarnya. (tra/jee)