Dihapus dari Peta Bandara Dunia, Pemkab Kaji Pemanfaatan Bekas Bandara Susilo

Sintang

Editor Indra W Dibaca : 167

Dihapus dari Peta Bandara Dunia, Pemkab Kaji Pemanfaatan Bekas Bandara Susilo
Bandara Susilo Sintang. (Net)
SINTANG, SP - Pemkab Sintang telah mengkaji untuk pemanfaatan lahan bekas Bandara Susilo. Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan, sejumlah opsi telah disiapkan untuk pemanfaatan lahan Bekas Bandara Susilo itu.

Opsi tersebut, diantaranya menjadi pusat bisnis. Peluang tersebut dengan melihat potensi yang dimiliki. Luas lahan dan posisi areal tersebut. Kemudian dikaji sebagai pusat teknopart. Tempat berkreasi anak muda dibidang teknologi.

Menurut Jarot, lahan bekas Bandara Susilo juga dimungkinkan untuk autopart, ruang publik, maupun sirkuit. Keseluruhannya adalah opsi yang muncul. Keputusan untuk pemanfaatannya, tentu membutuhkan koordinasi berbagai pihak.

Namun, lanjut Jarot, sampai saat ini lahan bekas Bandara Susilo belum bisa disentuh Pemerintah Kabupaten Sintang, selepas tidak lagi dioperasionalkan. Komunikasi dengan pihak kementerian perhubungan akan dijajaki pemkab dalam waktu dekat. Pemanfaatan lahan bekas bandara butuh keputusan kedua belah pihak.

“Kalau pemkab tentu berharap segera bisa dimanfaatkan. Lahannya luas dan strategis dalam kota,” kata Bupati.

Menurut Jarot, lahan bekas bandara Susilo awalnya memang milik Pemkab, tapi sudah dihibahkan ke Kemenhub. Sementara untuk  bandara Tebelian pemkab sudah menghibahkan lahannya ke kemenhub. Karena itu, menjadi harapan besar Pemkab, lahan bekas bandara Susilo dapat kembali dihibahkan Kemenhub ke Pemkab.

Jarot mengatakan, di lahan bekas bandara Susilo juga terdapat tanah TNI. Penjajakan dengan berbagai pihak menjadi sangat diperlukan. Komunikasi sekaligus koordinasi begitu dibutuhkan, supaya segera lahan bekas bandara Susilo dapat dimanfaatkan.

Kepala bandara Tebelian Sintang I Ketut Gunarsa belum bisa menjelaskan lebih jauh terkait lahan dan aset untuk bandara Susilo selepas tidak operasional. Keputusan sepenuhnya menjadi kewenangan Kemenhub.

“Kami akan berkoordinasi dengan pimpinan dan pemilik aset, seperti apa langkah untuk pengeluaran aset,” katanya.

Ia juga tidak menyampaikan pemanfaatan bekas bandara Susilo dalam waktu dekat. Hanya menyebut bandara tersebut sudah tidak lagi operasional terhitung 26 April setelah digantikan dengan Bandara Tebelian. Keberadaannya juga secara otomatis dihapus dari peta bandara di dunia. (tra)