Jarot Buka Gawai Nyelepat Taun Dayak Seberuang

Sintang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 120

Jarot Buka Gawai Nyelepat Taun Dayak Seberuang
GAWAI DAYAK – Bupati Sintang, Jarot Winarno memotong batang tebu sebagai pertanda dibukanya kegiatan Gawai Dayak Nyelapat Taun Dayak Seberuang di lapangan sepak bola Temanang, Desa Sekubang, Kecamatan Sepauk. (Humas)
SINTANG, SP - Bupati Sintang, Jarot Winarno membuka acara Gawai Dayak Nyelapat Taun Dayak Seberuang di lapangan sepak bola Temanang, Desa Sekubang, Kecamatan Sepauk, kemarin.

Dengan mengusung tema “Identitasku, Dayakku” kegiatan hari itu turut dihadiri Bupati Melawi, Panji, Forkopimda Kabupaten Sintang, Sekertaris Daerah Kabupaten Sintang, Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Sintang, Forkopimcam Sepauk, Masyarakat Desa Seberuang dan unsur terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jarot mengatakan turut berbahagia bisa hadir. Atas nama Pemkab Sintang, ia juga mendukung penuh pelaksanaan Gawai Dayak Nyelapat Taun yang merupakan upaya pelestarian kearifan lokal serta adat budaya.

“Kearifan lokal dan adat budaya harus kita jaga, kita lestarikan, kemudian kita kembangkan. Karena ini merupakan warisan para nenek moyang dan leluhur kita,” kata Jarot.

Menurut Jarot, leluhur dan nenek moyang telah mengajarkan bagaimana manusia berhubungan dengan Tuhan, alam dan dengan sesama manusia untuk selalu hidup rukun, damai dan bekerja sama.

“Sehingga yang tampak gawai hari ini elemen dan suku bangsa yang lain turut hadir ikut berpartisipasi memeriahkan acara gawai. Ini sangat luar biasa” puji Jarot.

Proses pelestarian adat budaya dan kearifan lokal, menurut Jarot juga sejalan dengan yang dilakukan Pemkab  Sintang, yakni pembangunan yang berkelanjutan, pembangunan yang menyeimbangkan pembangunan ekonomi, pembangunan adat istiadat dan budaya, dan pembangunan menjaga kelestarian lingkungan.

“Sehingga tidak mengherankan beberapa masyarakat adat datang kepada kami untuk menjaga lingkungannya, menjaga hutannya di Sepulut sudah 14,2 hektar kita berikan SK menjadi hutan adat. Di Sekubang sedang diukur, Bernayau habis lebaran ini diukur. Ini proses menjaga kelestarian lingkungannya,” jelas Jarot.

Ketua pantia kegiatan Gawai Dayak Nyelapat Taun Dayak Seberuang, Desa Sekubang, Lorensius Pilang mengatakan kegiatan dilaksanakan selama satu minggu yakni dari 17-23 Juni 2018 dan diisi dengan berbagai perlombaan.

Pilang juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kehadiran Bupati Sintang beserta unsur terkait lainnya menyaksikan pembukaan kegiatan. (hms/jee)