Terbaring Sakit di Daerah Terpencil, Kondisi Dut Tak Terdeteksi

Sintang

Editor Indra W Dibaca : 1369

Terbaring Sakit di Daerah Terpencil, Kondisi Dut Tak Terdeteksi
Foto yang diunggah pemilik akun Facebook, Veronika Deka, membuat heboh nitizen, Jumat (10/8). (Ist)
SINTANG, SP - SINTANG, SP - Sebuah foto yang diunggah pemilik akun Facebook, Veronika Deka, membuat heboh nitizen, Jumat (10/8).

Bagaimana tidak, foto itu memperlihatkan seorang wanita terbaring tak berdaya dengan kondisi tubuh sangat kurus bagai tengkorak hidup.

Dari keterangan gambar yang posting, wanita yang ada dalam foto itu dikenal dengan nama Dut. Usianya berkisar 31 tahun.
   
Dut diinformasikan sedang sakit parah. Dia
tinggal di sebuah rumah di tengah kebun kelapa sawit milik PT SAM di Desa Balai Harapan, Kecamatan Tumpunak, Kabupaten Sintang, bersama orang tua, adik-adiknya dan dua anaknya.

Parahnya kondisi kesehatan Dut ternyata tak terdeteksi oleh semua kalangan. Sejak diposting di Facebook oleh Veronika Deka Jumat (10/8).

Kepala
 Desa Balai Harapan Nanang, saat dikonfirmasi mengatakan tidak mengetahui jika ada warga desanya yang menderita sakit seperti yang terposting pada Facebook. Bahkan ia meminta waktu untuk bertanya kepada tenaga kesehatan dan warganya tentang nama Veronika Deka yang memposting foto Dut.

“Wah, maaf saya tidak mengetahui kalau ada warga desa kami yang sakitnya seperti itu. Tapi saya akan coba tanyakan dengan tenaga kesehatan dan warga lainnya. Memang ada namanya Veronika, tapi saya tidak tahu apakah nama belakangnya Deka atau tidak,” ujar Nanang, lalu minta ijin untuk mengakhiri pembicaraan via ponsel pada Jumat (10/8) kemarin.

Hal yang sama juga disampaikan oleh dr. Sinto Linoh, kepala Dinas Kesehatan Sintang. Dia sendiri juga mengaku juga baru mengetahui informasi tentang kondisi salah satu warga Desa
Harapan tersebut.

“Baru dapat informasinya, sedang di lacak,” jawabnya singkat.

Sinto pun mengaku langsung merespon informasi tersebut dengan memerintahkan pihak puskesmas Kecamatan Tempunak untuk melacak keberadaan pasien tersebut.

“Saya perintahkan puskesmas untuk segera jemput dan bawa ke rumah sakit,” katanya lagi.

Sinto juga mengaku sangat heran, mengapa dari pihak keluarga tidak ada yang mengambil tindakan dengan kondisi pasien. Untuk itu pihaknya akan segera melakukan evaluasi.

“Yang jelas, semua akan dievaluasi” tegasnya.

Kepala Puskesmas Tempunak, Titin Nurselan juga menyatakan tidak tahu kondisi ini.

"Kami tidak tahu informasi tentang orang sakit itu, tapi saya sudah perintahkan kepada tenaga kesehatan di Desa Balai Harapan untuk langsung melacak dimana tempat tinggal ibu yang sakit itu,” katanya. (end)