Polsek Sepauk Ingatkan Warga Tak Bakar Lahan

Sintang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 64

Polsek Sepauk Ingatkan Warga Tak Bakar Lahan
PADAMKAN API – Anggota polisi memadamkan api di lahan milik warga yang terbakar. Kebakaran lahan yang menyebabkan kabut asap tidak hanya berbahaya bagi kesehatan, tapi juga dapat mengganggu perekonomian negara. (Ist)
SINTANG, SP – Polsek Sepauk menggelar Apel Pleton Desa Siaga dan Sosialisasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Halaman Kantor PT Jake Sarana, Desa Sinar Pekayau, Kecamatan Sepauk, kemarin.

Kapolsek Sepauk, Iptu Suwaris memimpin langsung apel yang dihadiri 200 peserta yang terdiri dari personel Polsek dan Koramil Sepauk dan karyawan PT Jake Sarana, tokoh ada dan tokoh masyarakat sekitar.

Dalam amanatnya, Kapolsek Sepauk, Iptu Suwaris menyampaikan, kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia, termasuk di Kalbar menjadi perhatian serius berbagai pihak dari tingkat nasional bahkan internasional.

“Presiden RI, Joko Widodo pun akhirnya mengeluarkan instruksi melalui Inpres Nomor 11 Tahun 2015 tentan Peningkatan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan untuk mencegah terjadinya Karhutla,” kata Suwaris.

Akibat yang ditimbulkan dari Karhutla, dikatakan Suwaris merugikan banyak pihak. Akibat asap dari kebakaran lahan, ekonomi negara dapat terganggu. Roda perindustrian dan perdagangan terhambat.

“Sehingga akhirnya perputaran ekonomi negara mengalami penurunan," kata Suwaris.

Suwaris mengajak perusahaan, kepala desa, serta masyarakat bersama menanggulangi dan meminimalisir kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kecamatan Sepauk.

"Mari bersama kita cegah Karhutla, jangan sampai kita juga membakar lahan untuk berladang. Karena dampaknya yang begitu besar, dan siapa yang dengan sengaja melakukannya dapat ditindak secara hukum," kata Suwaris. (ril/jee)