Aparat Dilatih Tata Usaha Pengelolaan Dana Desa

Sintang

Editor Angga Haksoro Dibaca : 122

Aparat Dilatih Tata Usaha Pengelolaan Dana Desa
Sintang, SP – Pengelolaan keuangan desa membutuhkan sumber daya manusia yang memahami substansi, mampu mengimplementasikan program, dan cakap menyusun laporan pertanggung jawaban.  

Hal tersebut disampaikan Asisten Pemerintahan Sekda Kabupaten Sintang, Abdul Syufriadi saat membuka Bimbingan Teknis  Penatausahaan Keuangan Desa bagi Aparatur Pemerintahan Desa Se-Kabupaten Sintang, Senin (15/10).  

“Pengelolaan dana desa memerlukan keseriusan dalam pelaksanaan. Sehingga perlu didukung peran banyak pihak dalam pengelolaannya mulai dari perencanaan, menentukan prioritas penggunaan, transparansi pengelolaan keuangan, sampai laporan keuangan oleh kepala desa,” kata Abdul Syufriadi.  

Abdul Syufriadi mendukung upaya  memperbaiki dan meningkatkan tata kelola pemerintahan desa. Dia juga mendorong peranan bendahara desa diperkuat agar mampu melaksanakan tugas kebendaharaan secara tertib, transparan, disiplin dan akuntabel.  

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sintang, Herkulanus Roni menjelaskan pengelolaan keuangan desa diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri RI 113/2014 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa, dan Peraturan Bupati 7/2015 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa Kabupaten Sintang.  

“Untuk itu kami melaksanakan bimbingan teknis penataan keuangan desa menggunakan sebuah aplikasi yang dinamakan Sistem Keuangan Desa atau Siskeudes bagi aparatur pemerintahan desa. Supaya pemerintahan desa mampu melaporkan keuangan dengan akurat dan mudah,” kata Herkulanus Roni.  

Menurut  Herkulanus Roni, bimbingan teknis penatausahaan keuangan desa akan dilaksanakan untuk 7 angkatan. Angkatan pertama diikuti 100 aparat desa yang ada di Kecamatan Kelam Permai dan Kecamatan Dedai.   

“Supaya proses belajar efektif, kami akan membagi peserta dalam 6 kelompok yang terdiri dari 7 samapi 8 desa. Satu kelompok akan didampingi 1 narasumber. Bimtek akan dilaksanakan dua hari satu angkatan” terang Herkulanus Roni. (hms)