APBD Perubahan Sintang Fokus Darurat Bencana

Sintang

Editor Angga Haksoro Dibaca : 116

APBD Perubahan Sintang Fokus Darurat Bencana
Jembatan rusak akibat banjir di Ketapang
Sintang, SP - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang mengalokasikan anggaran untuk menghadapi situasi darurat bencana. Curah hujan tinggi menyebabkan potensi banjir dan longsor di sejumlah wilayah.   

“Untuk anggaran perubahan ini, kami fokuskan pembangunan dari pinggiran mengatasi gawat darurat infrastruktur dasar. Terlebih mulai masuk musim hujan. Selamat datang musim berlumpur,” kata Bupati Sintang Jarot Winarno, Minggu (14/10).  

Menurut Jarot, antisipasi situasi darurat bencana juga mengingat sebagian masyarakat Sintang yang akan merayakan Natal dan tahun baru 2018. “Karena itu kita akan memperbaiki jalan-jalan dan jembatan dengan alokasi dana cukup signifikan di Unit Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (UPJJ), Dinas Pekerjaan Umum Sintang,” katanya.  

Pemkab Sintang juga akan menambah peralatan seperti vibro, dump truck, dan jembatan bailey yang dapat digunakan pada kondisi darurat jika ada jembatan yang roboh.  

Sebelumnya Pemkab Sintang dan DPRD telah menyepakati Perubahan APBD 2018. Untuk pendapatan daerah naik menjadi Rp 1,93 triliun dari yang sebelumnya Rp 1,894 triliun (naik 4,49 %).  

Perubahan belanja daerah yang sebelumnya Rp 1,894 triliun menjadi Rp 2,07 triliun atau meningkat 9,36 persen. Sedangkan anggaran pembiayaan naik menjadi Rp 141,53 miliar.  

Ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward mengatakan, ada sejumlah proyek yang terlambat dalam pengerjaannya. Menurut dia, masih ada kesematan untuk menyelesaikannya hingga akhir tahun.  

“Kami memberikan kesempatan kepada Pemkab untuk mengawasi dan mengingatkan kepada pekerja proyek agar mempercepat proyek tersebut. Ada beberapa kegiatan yang sudah kami ingatkan agar segera digenjot progresnya,” kata Jeffray Edward. (pul)