Jumat, 06 Desember 2019


Bupati Serahkan DIPA 2020

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 64
Bupati Serahkan DIPA 2020

SERAHKAN - Bupati Sintang, dr. H. Jarot Winarno, M.Med.PH menyerahkan DIPA Petikan Tahun Anggaran 2020 kepada Satker Pengelola Dana APBN di Balai Praja Kantor Bupati Sintang, Selasa (26/11).

SINTANG, SP - Bupati Sintang, dr. H. Jarot Winarno, M.Med.PH menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Petikan Tahun Anggaran 2020 kepada satuan kerja (Satker) Pengelola Dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Balai Praja Kantor Bupati Sintang, Selasa (26/11).

Total DIPA yang akan diserahkan adalah sebanyak 28 DIPA dengan total pagu sebesar Rp573,6 miliar atau mengalami penurunan Rp2,3 miliar dibandingkan tahun 2019. Adapun rinciannya yaitu untuk SKPD meliputi tugas pembantuan sebanyak 1 DIPA dengan jumlah pagu Rp974,89 juta. Sedangkan untuk instansi vertical dengan kewenangan kantor daerah sebanyak 27 DIPA dengan total pagu Rp572,6 miliar.

Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sintang M. Rozali mengatkan, penyerahan DIPA ini merupakan tahap akhir dari alur penyusunan APBN sekaligus tahap awal dari proses anggaran itu sendiri. 

“Penyerahan DIPA petikan pada hari ini menjadi sangat penting karena DIPA petikan merupakan dokumen yang dicetak secara otomatis melalui sistem dan digunakan oleh satuan kerja sebagai pedoman untuk melaksanakan kegiatannya,” jelasnya.

Selanjutnya, pada kesempatan itu dia menyampaikan hal-hal yang harus segera dilakukan oleh kuasa pengguna anggaran maupun pengelola keuangan di satuan kerja. Pertama, segera menetapkan pejabat perbendaharaan, kemudian segera menunjuk petugas pengantar SPM, memiliki kesesuaian POK dengan DIPA dan peran-peran pengaturan di perbendaharaan.

“Selain itu, segera lakukan revisi DIPA atau POK apabila ditemukan kesalahan, mempelajari dan menguasai aplikasi perbendaharaan, mengajukan uang persediaan, membuat perencanaan anggaran, segera laksanakan pencairan dana DIPA sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku, melakukan monitoring pelaksanaan dan penyerapan DIPA serta hubungi KPPN Sintang bilamana dibutuhkan,” paparnya.

“Semoga dengan diserahkannya DIPA ini Satker dan Pemda segera melaksanakan APBN dan APBD secara tepat dan akuntabel serta tentunya dengan tujuan untuk membangun Kabupaten Sintang yang kita cintai ini,” imbuh Rozali.

Bupati Sintang Jarot mengungkapkan bahwa tema rencana kerja Pemkab Sintang tahun 2020 adalah pembangunan infrastruktur dasar, ekonomi kreatif dan reformasi birokrasi menuju Kabupaten Sintang yang berkelanjutan.

Menurutnya, infrastuktur dasar harus tetap dilanjutkan dan dibangun. Ia pun berharap agar tidak menunda-nunda pekerjaan sehingga di akhir tahun tidak menumpuk dan apa yang dikerjakan akan bermanfaat untuk masyarakat.

”Jadi tentunya dengan dana yang sangat minim diperlukan kreatifitas yang sangat tinggi dari teman-teman OPD. Kemudian ingat pesan presiden, jangan hanya sending saja tapi making delivered,” lanjutnya.

“Dengan menerima DIPA tadi, kita dapat mengubah sesuatu. Tapi harus dikerjakan dengan cepat dan bermanfaat untuk masyarakat. Itulah yang dapat mengubah segalanya,” imbuhnya.

Jarot juga berharap agar antara Pemkab dan instansi vertikal dapat lebih sering berkoordinasi.

“Selamat bekerja dan mudah-mudahan semuanya bisa synchronized seluruh pembangunan yang ada di Kabupaten Sintang,” harapnya.

Jarot menambahkan, dari evaluasi terakhir Kabupaten Sintang pada 3,5 tahun terakhir, income per kapita masyarakat sudah naik, angka pengangguran terbuka menurun, ketergantungan pada sektor perkebunan dan pertanian juga sudah menurun sedikit beralih ke sektor konstruksi dan sektor-sektor yang lain. (hms)